IDI Sebut Vaksin Membuat Tingkat Kesembuhan Nakes dari Covid-19 Tinggi
Anggi Tondi Martaon • 19 Juni 2021 12:55
Jakarta: Vaksinasi covid-19 dinilai efektif membentengi tenaga kesehatan dari dampak maksimal covid-19. Meskipun terpapar, tak banyak tenaga medis meninggal.
"Meskipun sempat ada yang meninggal dunia tapi secara umum banyak yang pulih kembali," kata Ketua Umum (Ketum) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. faqih dalam diskusi virtual, Sabtu, 19 Juni 2021.
Daeng menyebut kondisi itu terjadi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Dia mengaku efikasi vaksinasi berkurang karena mutasi covid-19.
Namun, produk farmasi pembentuk antibodi itu masih bisa memproteksi tenaga kesehatan. "Kami berharap setelah divaksin akan bisa lebih memproteksi," tutur dia.
(Baca: Penonton Memadati Stadion di Laga Piala Eropa Gambarkan Manfaat Vaksin Covid-19)
Daeng menyebut proteksi tak cuma bergantung pada vaksin. Tenaga medis harus menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Stamina tenaga medis juga mesti terjaga. Mereka tak boleh sampai kelelahan, sebab bisa berdampak fatal terhadap keselamatan.
"Kelelahan diminimalkan, back up relawan di faskes (fasilitas kesehatan) yang huniannya sudah besar itu penting dilakukan" ujar dia.
Vaksin untuk Indonesia
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/sdfkrrOgpZU" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
Jakarta: Vaksinasi covid-19 dinilai efektif membentengi tenaga kesehatan dari dampak maksimal covid-19. Meskipun terpapar, tak banyak tenaga medis meninggal.
"Meskipun sempat ada yang meninggal dunia tapi secara umum banyak yang pulih kembali," kata Ketua Umum (Ketum) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. faqih dalam diskusi virtual, Sabtu, 19 Juni 2021.
Daeng menyebut kondisi itu terjadi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Dia mengaku efikasi vaksinasi berkurang karena mutasi covid-19.
Namun, produk farmasi pembentuk antibodi itu masih bisa memproteksi tenaga kesehatan. "Kami berharap setelah divaksin akan bisa lebih memproteksi," tutur dia.
Daeng menyebut proteksi tak cuma bergantung pada vaksin. Tenaga medis harus menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Stamina tenaga medis juga mesti terjaga. Mereka tak boleh sampai kelelahan, sebab bisa berdampak fatal terhadap keselamatan.
"Kelelahan diminimalkan, back up relawan di faskes (fasilitas kesehatan) yang huniannya sudah besar itu penting dilakukan" ujar dia.
Vaksin untuk Indonesia
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.