medcom.id, Jakarta: Bareskrim Polri masih menyelidiki kasus ledakan di belakang Pos Polisi Tanah Abang, Jakarta Pusat, pekan lalu. Saat ini, pihak kepolisian akan memeriksa pemilik gudang di sekitar lokasi.
"Justru saat ini yang kita bidik dan akan kita lidik adalah pengelola gudang sebelumnya," kata Kadiv Humas Irjen Anton Charliyan di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2015).
Sementara empat korban luka akibat ledakan belum bisa banyak memberi keterangan karena menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati.
"Untuk empat orang itu masih di rumah sakit, apakah sudah sehat atau belum, kan masih dalam perawatan. Mereka pun juga bukan pelaku, hanya korban," tegas jenderal bintang dua ini.
Hingga kini, menurut Anton, pihaknya masih menelisik 49 barang bukti diduga bom yang ditemukan di TKP. Pihak kepolisian juga masih mencari tahu motif di balik terjadinya ledakan dan siapa pelakunya.
medcom.id, Jakarta: Bareskrim Polri masih menyelidiki kasus ledakan di belakang Pos Polisi Tanah Abang, Jakarta Pusat, pekan lalu. Saat ini, pihak kepolisian akan memeriksa pemilik gudang di sekitar lokasi.
"Justru saat ini yang kita bidik dan akan kita lidik adalah pengelola gudang sebelumnya," kata Kadiv Humas Irjen Anton Charliyan di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2015).
Sementara empat korban luka akibat ledakan belum bisa banyak memberi keterangan karena menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati.
"Untuk empat orang itu masih di rumah sakit, apakah sudah sehat atau belum, kan masih dalam perawatan. Mereka pun juga bukan pelaku, hanya korban," tegas jenderal bintang dua ini.
Hingga kini, menurut Anton, pihaknya masih menelisik 49 barang bukti diduga bom yang ditemukan di TKP. Pihak kepolisian juga masih mencari tahu motif di balik terjadinya ledakan dan siapa pelakunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)