medcom.id, Jakarta: Rizki alias Buyung, kakak kandung dari Putri Marisa Sakina, masih menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati. Namun, sudah beberapa hari ia dipindah dari ruang rawat inap khusus tahanan ke ruang rawat inap Melati 1 kelas satu.
"Memang sudah beberapa hari kemarin kalau pindah (ruang rawat)," kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Ciledug, Ajun Komisaris Affendi kepada Metrotvnews.com, Selasa (23/6/2015).
Dia mengatakan, Buyung dipindah lantaran kondisinya membaik. "Dipindahkan ke Melati 1 kelas satu agar lebih nyaman. Karena kondisinya juga sudah mulai pulih," tambah Affendi.
Pantauan Metrotvnews.com di Rumah Sakit Polri Kramatjati, ruang Melati 1 kelas satu berdekatan dengan ruang rawat Rizki sebelumnya. "Itu lebih bagus dari kelas tiga," kata seorang perawat inisial S.
Penyidik berusaha meminta keterangan Buyung. "Suara" Buyung sangat dibutuhkan untuk mengungkap tabir pembunuhan adiknya. Buyung, satu-satunya orang yang ada di rumahnya saat adiknya ditemukan tewas dengan kondisi leher digorok, di Ciledug, Tangerang, Minggu 7 Juni.
Buyung sempat dirawat di Rumah Sakit Bhakti Asih, Karang Tengah, Ciledug, Tangerang. Ia kemudian dipindahkan ke RS Kramatjati, Jumat 12 Juni. Ia mengaku melihat pembunuh adiknya dengan ciri-ciri pria berbadan tinggi, tegap, dan kepala botak.
Namun, warga sekitar mengatakan tidak melihat siapa pun masuk atau ke luar rumah Putri saat kejadian.
medcom.id, Jakarta: Rizki alias Buyung, kakak kandung dari Putri Marisa Sakina, masih menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati. Namun, sudah beberapa hari ia dipindah dari ruang rawat inap khusus tahanan ke ruang rawat inap Melati 1 kelas satu.
"Memang sudah beberapa hari kemarin kalau pindah (ruang rawat)," kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Ciledug, Ajun Komisaris Affendi kepada
Metrotvnews.com, Selasa (23/6/2015).
Dia mengatakan, Buyung dipindah lantaran kondisinya membaik. "Dipindahkan ke Melati 1 kelas satu agar lebih nyaman. Karena kondisinya juga sudah mulai pulih," tambah Affendi.
Pantauan Metrotvnews.com di Rumah Sakit Polri Kramatjati, ruang Melati 1 kelas satu berdekatan dengan ruang rawat Rizki sebelumnya. "Itu lebih bagus dari kelas tiga," kata seorang perawat inisial S.
Penyidik berusaha meminta keterangan Buyung. "Suara" Buyung sangat dibutuhkan untuk mengungkap tabir pembunuhan adiknya. Buyung, satu-satunya orang yang ada di rumahnya saat adiknya ditemukan tewas dengan kondisi leher digorok, di Ciledug, Tangerang, Minggu 7 Juni.
Buyung sempat dirawat di Rumah Sakit Bhakti Asih, Karang Tengah, Ciledug, Tangerang. Ia kemudian dipindahkan ke RS Kramatjati, Jumat 12 Juni. Ia mengaku melihat pembunuh adiknya dengan ciri-ciri pria berbadan tinggi, tegap, dan kepala botak.
Namun, warga sekitar mengatakan tidak melihat siapa pun masuk atau ke luar rumah Putri saat kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)