Gabungan ormas Islam menggelar unjuk rasa menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon
Gabungan ormas Islam menggelar unjuk rasa menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon

Gabungan Ormas Islam Demo Tolak Pembahasan RUU HIP

Nasional gbhn ruu dpr RUU Haluan Ideologi Pancasila
Anggi Tondi Martaon • 24 Juni 2020 13:21
Jakarta: Gabungan organisasi masyarakat (Ormas) Islam menggelar unjuk rasa di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Mereka menuntut Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dicabut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas).
 
"Kita menolak RUU yang mengganti Pancasila menjadi Ekasila," kata orator dari mobil komando di Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020.
 
Pantauan Medcom.id, massa mulai berkumpul di depan gerbang Kompleks Parlemen di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, sejak pukul 12.30 WIB. Masa mengular hingga jalan raya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kehadiran mereka membuat arus lalu lintas di depan gerbang Kompleks Parlemen cukup tersendat. Petugas keamanan mengatur arus lalu lintas agar massa tidak menutup akses jalan raya.
 
Pengunjuk rasa diminta membentangkan spanduk dengan menghadap ke jalan. Sehingga tujuan demonstrasi diketahui pengguna jalan.
 
Baca: Alasan Pemerintah Tak Cabut RUU HIP
 
Sebagian besar pengunjuk rasa juga terlihat menggunakan alat pelindung diri (APD). Ada juga yang hanya menggunakan pelindung wajah.
 
Sayangnya, mereka tidak menerapkan pembatasan jarak fisik dengan baik. Jarak antara pengunjuk rasa tidak sampai satu meter.
 
Namun, orator mengingatkan massa untuk mematuhi ketentuan protokol kesehatan selama aksi. "Kasih jarak, jangan bergerombol. Biar tempatnya agak lapang," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif