medcom.id, Jakarta: Badan SAR Nasional (Basarnas) menerjunkan 200 personel dalam pencarian pesawat Air Asia QZ 8501. Pesawat jenis Airbus A320 dikabarkan hilang kontak di Perairan Pulau Timur Belitung saat penerbangan dari Surabaya menuju Singapura.
"Lebih dari 200 personel yang kita terjunkan, mudah-mudahan segera ditemukan, saya akan berangkat ke lokasi dan pimpin pencarian," ujar Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI Tatang Zaenudin di Kantor Basarnas, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (28/12/2014).
Basarnas, kata Tatang, juga menerjunkan delapan kapal dari beberapa titik dalam pencarian tersebut. Adapun kapal-kapal yang diterjunkan oleh Basarnas yaitu Kapal Padang, TPI, Katamaran, Babel, Palembang, Pontianak, Jakarta, Rib Pos dan Ketapang.
Tak hanya itu, proses ini juga akan melibatkan Pangkalan Utama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Lantamal) dan Polisi Air yang berada di lokasi itu.
Sebelumnya pesawat ini telah lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya sekitar pukul 05.20 dan direncanakan tiba di Bandara Changi, Singapura pukul 08.20 waktu setempat. Namun, sekitar pukul 07.55 WIB pesawat hilang kontak.
Pesawat ini membawa 155 penumpang dengan rincian 138 penumpang dewasa, 16 anak dan satu bayi, dua pilot, empat awak kabin dan satu teknisi. Selain penumpang, pesawat tersebut juga mengangkut 7 awak pesawat yang dikapteni oleh Kapten Pilot Penerbang Irianto.
medcom.id, Jakarta: Badan SAR Nasional (Basarnas) menerjunkan 200 personel dalam pencarian pesawat Air Asia QZ 8501. Pesawat jenis Airbus A320 dikabarkan hilang kontak di Perairan Pulau Timur Belitung saat penerbangan dari Surabaya menuju Singapura.
"Lebih dari 200 personel yang kita terjunkan, mudah-mudahan segera ditemukan, saya akan berangkat ke lokasi dan pimpin pencarian," ujar Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI Tatang Zaenudin di Kantor Basarnas, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (28/12/2014).
Basarnas, kata Tatang, juga menerjunkan delapan kapal dari beberapa titik dalam pencarian tersebut. Adapun kapal-kapal yang diterjunkan oleh Basarnas yaitu Kapal Padang, TPI, Katamaran, Babel, Palembang, Pontianak, Jakarta, Rib Pos dan Ketapang.
Tak hanya itu, proses ini juga akan melibatkan Pangkalan Utama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Lantamal) dan Polisi Air yang berada di lokasi itu.
Sebelumnya pesawat ini telah lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya sekitar pukul 05.20 dan direncanakan tiba di Bandara Changi, Singapura pukul 08.20 waktu setempat. Namun, sekitar pukul 07.55 WIB pesawat hilang kontak.
Pesawat ini membawa 155 penumpang dengan rincian 138 penumpang dewasa, 16 anak dan satu bayi, dua pilot, empat awak kabin dan satu teknisi. Selain penumpang, pesawat tersebut juga mengangkut 7 awak pesawat yang dikapteni oleh Kapten Pilot Penerbang Irianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)