Menhub Budi Karya Sumadi  dan Kepala BMKG Andi Eka Sakya menundukkan kepala untuk menghormati korban gempa Aceh sebelum rapat kerja dengan Komisi V DPR -- MI/Susanto
Menhub Budi Karya Sumadi dan Kepala BMKG Andi Eka Sakya menundukkan kepala untuk menghormati korban gempa Aceh sebelum rapat kerja dengan Komisi V DPR -- MI/Susanto

BMKG Prediksi Gempa Susulan Terjadi Hingga Tiga Hari Kedepan

Al Abrar • 08 Desember 2016 18:28
medcom.id, Jakarta: Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) memprediksi, gempa susulan masih akan terjadi di Aceh hingga tiga hari kedepan. Lindu diprediksi tidak akan berpengaruh besar.
 
"Kami melihat, paling besar 4,8 SR (scala richter). Dia (gempa susulan)selalu lebih kecil dari gempa awalnya dan ini menunjukan mereka sedang menuju stabil. Diperlukan tiga hari hingga tidak ada lagi gempa-gempa susulan terjadi," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya di Kompeks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/12/2016).
 
Menurut Andi, pihaknya telah mengirim sejumlah peneliti untuk memeriksa patahan-patahan lempeng di bumi Serambi Mekah. BMKG juga membawa alat canggih untuk memeriksa patahan lempeng bumi.

"Kawan-kawan dari kantor geo fisika terdekat juga sudah ada disana untuk membantu menenangkan masyarakat dan memberi penjelasan terkait gempa susulan," jelas Andi.
 
Andi menjelaskan, saat ini masyarakat bisa memantau prediksi cuaca melalui laman BMKG atau aplikasi di ponsel. "Pada informasi itu (aplikasi), diberikan info soal antisipasi hujan dan juga letak posisi gempa bumi," ucapnya.
 
Gempa berkekuatan 6,5 terjadi di Kabupaten Pidie Jaya pada pukul 05.03 WIB, Rabu (7/12/2016). Data hingga pagi ini, korban meninggal dunia mencapai 102 orang. Korban tewas tersebar di Kabupaten Pidie Jaya, Pidie, dan Bireun.
 
Korban yang mengalami luka berat dari tiga kabupaten tersebut sebanyak 136 orang dan 616 orang luka ringan. Satu orang hilang dan masih dalam pencarian. Jumlah pengungsi sebanyak 3.276 orang.
 
Sebanyak 105 ruko roboh, 19 ruko rusak berat, lima ruko rusak ringan, 429 rumah rusak, 14 masjid rusak, enam musala rusak, satu bangunan rumah sakit rusak, satu bangunan kampus STAIN rusak, tiga unit bangunan pondok pesantren rusak, pasar unggas rusak, pasar ikan rusak, dan 39 bangunan rusak.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NIN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>