Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie. Foto: Medcom.id/ Ilham Pratama Putra.
Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie. Foto: Medcom.id/ Ilham Pratama Putra.

Ormas Diminta Berhenti Perang di Medsos

Nasional pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Ilham Pratama Putra • 04 Juni 2019 02:28
Jakarta: Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie meminta organisasi masyarakat (ormas) damaikan suasana Idulfitri 2019. Ormas diminta hentikan perang di media sosial (medsos).
 
"Mengajak bagaimana kita menenangkan keadaan. Supaya pimpinan ormas itu mengurangi ketegangan di medsos maupun di jalanan," kata Jimly di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin 3 Juni 2019.
 
Menurutnya sudah tak ada alasan adanya ketegangan dimasyarakat dengan alasan apapun. Upaya rekonsiliasi harus berlangsung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semoga nanti bisa mengambil prakarsa untuk lanjutkan upaya damai, rekonsiliasi pasca penetapan final pemilihan umum," ujarnya.
 
Disisi lain Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyebut tak ada pihak yang kalah dalam pemilu. Karena bagi Said pemilu adalah kemenangan seluruh masyarakat Indonesia.
 
"Yang menang ya orang Indonesia, yang kalah org Indonesia. Yang menang gausah sombong, yang kalah jangan marah. Ini kan sesama kita sendiri. Yang menang saudara kita sendiri, yang nomor dua juga saudara kita," ungkap Said.
 
Untum itu dia berharap Indonesia kembali menyatu. Dia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bergotong royong membangun bangsa.
 
"Ayo kita bergotong-royong membangun bangsa ini. Kalau berhasil ini keberhasilan bersama. Indonesia maju 5 tahun mendatang, itu bukan keberhasilan yang menang, semuanyapun berhasil itu namanya," pungkas Said.
 

(EKO)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif