Ketua Ombudsman Amzulian Rifai. Foto: MI/Rommy Pujianto
Ketua Ombudsman Amzulian Rifai. Foto: MI/Rommy Pujianto

Kemenristek Dikti 'Paling Bandel' versi Ombudsman

Nasional kementerian lembaga
Nur Azizah • 02 Desember 2019 17:17
Jakarta: Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) dinilai sebagai kementerian paling bandel. Musababnya, Kemenristek Dikti hanya menjalankan satu dari empat rekomendasi yang dikeluarkan Ombudsman.
 
"Pada level menteri, waktu bertemu menterinya bagus, tapi pelaksanaannya enggak. Tidak patuh," kata Ketua Ombudsman Amzulian Rifai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.
 
Salah satu rekomendasi Ombudsman kepada Kemenristek Dikti ialah terkait rektor dan calon rektor plagiator. Rifai menegaskan Ombudsman akan terus mengejar Kemenristek Dikti agar menjalankan semua rekomendasinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentu kita tidak akan tinggal diam, kita kejar terus. Dan kalau tidak dipatuhi itu akan kita catat terus. Karena pada era kami itu ada yang namanya tim resmon, resolusi monitoring. Jangankan rekomendasi, saran pun kami pantau," tegas dia.
 
Rifai mengatakan rekomendasi merupakan produk hukum terakhir dan tertinggi dari Ombudsman. Dalam satu tahun, ada lima rekomendasi yang dikeluarkan Ombudsman.
 
"Jadi, rekomendasi dan saran itu berbeda. Rekomendasi itu sangat jarang kita keluarkan yang lebih banyak itu saran korektif," ungkap dia.
 
Ombusdman juga memberikan saran kepada Kementerian Kesehatan terkait uji kompetensi sarjana kesehatan masyarakat. Apabila saran itu dilaksanakan Kemenkes, Ombudsman tak perlu mengeluarkan rekomendasi.
 
"Jadi berhenti di situ, tidak perlu kita mengeluarkan rekomendasi. Sebagian besar, sejauh ini tingkatan saran saja sudah cukup dipatuhi," pungkas Rifai.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif