Jambret dan Begal Bentuk Demoralisasi Penjahat
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi
Jakarta: Krimonolog Erlangga Masdiana menyebut kasus kejahatan jalanan seperti begal dan penjambretan hari ini tak lagi memilih target yang akan dijadikan korban. Penggunaan senjata pun tak lagi dijadikan alat untuk menakuti calon korban.

Lebih jauh pelaku kejahatan saat ini tak ragu menyakiti bahkan menghilangkan nyawa korban hanya untuk mendapatkan barang yang diincar.

"Pelaku kejahatan hari ini mengalami demoralisasi. Yang penting barang dapat tak peduli kalau pun harus membunuh. Ini pun disadari oleh para mantan pelaku kejahatan," ujar Erlangga, dalam Newsline Metro TV, Kamis, 5 Juli 2018.


Faktanya, kata Erlangga, peristiwa kejahatan bukan hanya dipengaruhi oleh interaksi antara pelaku dan korban. Faktor eksternal di sekitarnya justru memberi pengaruh kuat seseorang untuk melakukan kejahatan.

Dia mencontohkan, keadaan ekonomi yang tidak menguntungkan akan menstimulasi pelaku kejahatan untuk beraksi ditambah dengan perilaku penjahat yang semakin berani lantaran mengalami penurunan moralitas.

"Dulu mereka pakai senjata hanya untuk menakuti, sekarang tidak takut kalau harus membunuh. Faktor lain adalah pengaruh narkoba yang bisa membuat penggunanya melakukan apa saja," kata dia.

Menurut Erlangga, masyarakat bisa saja menyiapkan alat perlindungan diri seperi pepper spray untuk mengantisipasi tindak kejahatan yang bisa terjadi kapan saja. Namun hal itu tak menyelesaikan masalah.

Akar persoalan dari kejahatan jalanan yang semakin parah berasal dari tindak kekerasan yang sudah membudaya. Cara satu-satunya yang bisa dilakukan adalam membalik kondisi saat ini, yakni bagaimana membuat penjahat punya rasa takut untuk melakukan kejahatan.

"Saya yakin aparat tahu bagaimana caranya. Bahkan jangan hanya menakuti misalnya akan menembak mati pelaku, langsung eksekusi saja. Ini untuk menciptakan rasa takut pelaku jika berniat melakukan kejahatan," kata dia.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id