Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Kemenkes Diminta Segera Berikan Vaksin Booster bagi Remaja

Antara • 10 Agustus 2022 18:33
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diminta segera memberikan vaksin booster bagi remaja berusia 16 hingga 18 tahun. Hal itu penting karena pandemi covid-19 belum berakhir, bahkan varian baru terus bermunculan.
 
Anggota Komisi IX DPR Elva Hartati mengatakan vaksinasi, termasuk booster, menjadi bagian penting dari pengendalian covid-19. Vaksinasi penguat telah terbukti mengurangi tingkat kematian dan keparahan akibat covid-19.
 
"Anak-anak menjadi bagian kelompok penduduk yang juga harus dilindungi. Adanya EUA (otoritasi penggunaan darurat) dari BPOM untuk vaksin booster anak umur 16-18 tahun merupakan kabar baik. Kementerian Kesehatan harus segera menindaklanjuti dengan implementasi booster untuk mereka," kata Elva, Rabu, 10 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, menurut dia, booster belum perlu menjadi syarat anak masuk sekolah tatap muka. Yang harus diperhatikan adalah seluruh anak enam tahun ke atas sudah menerima vaksin dua kali. Kemudian, surveilans di tingkat sekolah serta protokol kesehatan harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.
 
Baca: 65,84% Anak Tuntas Divaksinasi Covid-19 per 8 Agustus
 
Untuk meningkatkan capaian vaksinasi, menurut Elva, pemerintah harus menggunakan strategi jemput bola dengan menggerakkan seluruh perangkat pemerintah sampai desa atau kelurahan sehingga tidak ada yang tertinggal. 
 
"Insentif dan kebijakan menjadikan syarat booster dalam kegiatan atau aktivitas umum sudah baik. Tapi, hal ini kadang tidak menjangkau mereka yang rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan penderita penyakit kronis karena mereka tinggal di rumah. Harus ada cara-cara kreatif untuk menjangkau mereka ini," kata Elva.
 
(UWA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif