Pekerja menyelesaikan konstruksi proyek MRT fase I di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat, 8 September 2017 (Foto:Antara Foto/Sigid Kurniawan)
Pekerja menyelesaikan konstruksi proyek MRT fase I di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat, 8 September 2017 (Foto:Antara Foto/Sigid Kurniawan)

Pembangunan MRT ke Serpong Membuat Kelompok Menengah Atas Tinggalkan Kendaraan Pribadi

Gervin Nathaniel Purba • 20 September 2017 10:43
medcom.id, Jakarta: PT MRT Jakarta berencana membangun jalur kereta api Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta-Serpong, Kota Tangerang Selatan. Rencana ini telah disampaikan kepada Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.
 
Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah mengatakan, Serpong salah satu wilayah dengan tingkat hunian cukup tinggi. "Kami lagi penjajakan ke Kota Tangerang Selatan, kami mau serius," kata Tubagus saat dihubungi Metrotvnews.com, Jumat 8 September 2017.
 
Tubagus mengatakan, saat bertemu Airin, manajemen PT MRT Jakarta memaparkan soal dana, data, engineering study, dan pembahasan skema lainnya. Menurut Tubagus, respons Airin positif. Jika disetujui, PT MRT Jakarta akan melakukan studi kelayakan.

Saat ini, PT MRT Jakarta sudah membangun proyek MRT fase I dari Lebak Bulus, Jakarta Selatan hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Proyek MRT fase II akan menghubungkan Bundaran HI-Kampung Bandan.
 
Fase II akan menyambungkan Barat dan Timur Jakarta. Untuk rute ke Serpong rencananya akan dibangun pada fase IV. Tubagus belum bisa memperkirakan waktu dimulainya proyek MRT fase IV. "Baru penawaran kajian penjajakan. Kalau oke, pendaanaan harus dibicarakan. Anggaran juga belum tahu, karena harus bicara dulu dengan Kota Tangerang Selatan," tutur Tubagus.
 
Pembangunan MRT ke Serpong Membuat Kelompok Menengah Atas Tinggalkan Kendaraan Pribadi
Pengendara sepeda motor terjebak kemacetan di pintu perlintasan kereta api Pesanggrahan, Bintaro, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2013. Masalah seperti ini mungkin bisa teratasi bila jalur MRT menembus Serpong. (Foto:Antara/Reno Esnir).
 

Menurut pengamat tata kota, Yayat Supriatna, pembangunan MRT rute Jakarta-Serpong akan mengintegrasikan Ibu Kota dengan Kota Tangerang Selatan. Menurut Yayat, warga Serpong akan semakin mempunyai banyak pilihan transportasi umum untuk menuju Jakarta.
 
Ia yakin, warga Serpong yang mayoritas kelas menengah ke atas secara perlahan akan meninggalkan kendaraan pribadi. “Bayangkan, biasanya yang suka pakai jas keren akan mulai naik MRT," tutur Yayat kepada Metrotvnews.com.
 
Selain itu, kata Yayat, adanya MRT membuat pembangunan di wilayah Serpong, khususnya kawasan BSD City, semakin maju. Saat ini, di wilayah Serpong sudah banyak pemukiman seperti BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong. Ada juga AEON Mall, ICE, dan banyak gedung perkantoran.
 
Pembangunan MRT ke Serpong Membuat Kelompok Menengah Atas Tinggalkan Kendaraan Pribadi
Pembangunan komplek perumahan di kawasan Bumi Serpong Damai, BSD City (Foto:MI/Agung Wibowo)
 
Kawasan Serpong juga tengah berkembang menjadi pusat kota bisnis. Ke depan, Serpong bisa menjadi pusat bisnis baru yang menyaingi Jakarta. Yayat memandang warga Serpong tidak perlu  pindah ke Jakarta atau sebaliknya ketika jalur MRT sudah dibangun.
 
"Prospeknya menjanjikan. Dekat bandara, mall, tempat perkantoran, dan banyak hal menarik. Kalau mau ke ICE tidak macet lagi. Belum lagi LRT menghubungkan Gading Serpong, Alam Sutera, BSD, kemudian perumahan besar lain. Jika sudah selesai makin mantap lah, masuk MRT ke Serpong," kata Yayat.
 
Menurut Yayat, indeks pembangunan manusia di Serpong tertinggi dibandingkan Bogor dan Bekasi. Daya beli warga Serpong dan wilayah Kota Tangerang Selatan pada umumnya juga terbilang tinggi. Hal ini mungkin jadi penyebab banyaknya warga Serpong yang bekerja di Jakarta.
 
Oleh karena itu, lanjut Yayat, wajar bila warga Serpong membutuhkan transportasi umum yang berkualitas menuju Jakarta. Dengan MRT, warga Serpong membutuhkan waktu hanya 45 menit untuk menuju pusat kota Jakarta.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>