Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin/Kemenag.go.id
Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin/Kemenag.go.id

Ustaz dan Guru Ngaji Jarang Mendapat Bantuan Sosial

Nasional Virus Korona bansos virus corona
Anggi Tondi Martaon • 06 Mei 2020 09:14
Jakarta: Ustaz dan guru ngaji termasuk kelompok terdampak wabah virus korona (covid-19). Namun, mereka sering dilupakan dan jarang mendapatkan bantuan sosial.
 
"Ada banyak masukan dari berbagai pihak bahwa para dai dan guru ngaji merasa tidak 'diabsen' dalam bantuan-bantuan sosial," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin kepada Medcom.id, Rabu, 6 Mei 2020.
 
Baca:3 Ribu Ustaz Akan Dapat Bantuan dari Kemenag dan Baznas

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menduga pengabaian para mubalig karena beberapa sebab. Misalnya karena kurang diperhatikan dan dianggap tidak terdampak.
 
"Atau mungkin juga tidak terdata dan seterusnya," kata dia.
 
Kamaruddin berupaya mencari solusi. Misalnya, mengajak berbagai pihak memberikan bantuan kepada para ustaz dan guru ngaji.
 
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) salah satu pihak yang tertarik ajakan itu. Saat ini, Ditjen Bimas Kemenag tengah membahas skema kerja sama.
 
"Saya berharap dalam waktu dekat ini Insya Allah mudah-mudahan bisa terealisasi," sebut dia.
 
Ditjen Bimas Islam juga mengumpulkan donasi dari berbagai pihak. Salah satunya mengumpulkan donasi dari internal Kemenag.
 
"Jadi kami di luar APBN, dana dari donasi personal warga Kemenag untuk membantu umat Islam dan warga Indonesia terdampak covid-19 ini," kata Kamaruddin.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif