Gempa magnitudo 6,6 di Banten. Foto: Dok/Metro TV
Gempa magnitudo 6,6 di Banten. Foto: Dok/Metro TV

Ini Sejarah Gempa Bumi di Selat Sunda

Nasional gempa Gempa Banten BMKG
MetroTV • 15 Januari 2022 17:28
Jakarta: Gempa magnitudo 6,7 yang mengguncang Banten hingga Jakarta ini berpusat di Barat Daya Sumur Banten dengan kedalaman 10 km. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan tentang sejarah gempa di Selat Sunda dan bagaimana sikap masyarakat terkait bencana ini.
 
Pertama, gempa tercatat pada Mei 1851 yang terjadi di Teluk Betung dan Selat Sunda, setelah itu terjadi tsunami ketinggian 1,5 meter. Kemudian pada 9 Januari 1852 kembali terjadi gempa yang kuat dan diikuti tsunami kecil. Lalu pada 27 Agustus 1883, tsunami yang dahsyat terjadi mencapai 30 meter yang diakibatkan oleh erupsi Gunung Krakatau.
 
Pada 23 Februari 1903 terjadi gempa dengan magnitudo 7,9 yang merusak kawasan Banten, lalu dengan jarak yang cukup jauh yaitu 26 Maret 1928 terjadi tsunami kecil yang masih bisa diamati di Selat Sunda pascagempa kuat, namun tidak disebutkan besarnya berapa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lalu pada 22 April 1958, gempa kuat di Selat Sunda kembali terjadi diiringi dengan naiknya permukaan air laut atau tsunami. Sementara gempa ketujuh di Selat Sunda terjadi pada 22 Desember 2018 karena longsornya Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan tsunami. Lalu pada 2 Agustus 2019, terjadi gempa magnitudo 7,4 yang berpotensi tsunami.
 
Sementara berdasarkan dari hasil penelitian BMKG, gempa susulan hari ini, 14 Januari 2022 pada 17.20 WIB telah terjadi sebanyak lima kali dengan magnitudo terbesar 5,7.
 
Dwikorita juga menyampaikan rekomendasi untuk masyarakat. "Diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Mohon menghindari bangunan yang retak atau rusak, serta periksa tempat tinggal Anda cukup tahan terhadap gempa dan tidak ada kerusakan akibat gempa sebelum kembali ke dalam rumah," ujar Dwikorita dalam tayangan Breaking News di Metro TV pada Jumat, 14 Januari 2022. (Leres Anbara)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif