Ilustrasi. Foto: MI/Arya Manggala
Ilustrasi. Foto: MI/Arya Manggala

Mudik dengan Mobil Wajib Isi Ehac? Berikut Penjelasan dan Cara Mengisinya

Nasional PeduliLindungi ehac Mudik Lebaran 2022
Muhammad Syahrul Ramadhan • 23 April 2022 15:56
Jakarta: Pelaku perjalan mudik Lebaran 2022 wajib mengisi electronic health alert card (eHAC) di PeduliLindungi. Ini berlaku untuk perjalanan mudik menggunakan transportasi udara, darat, dan laut.
 
“Dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Kemenhub No.36-38 Tahun 2022, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, baik dengan moda transportasi darat, laut dan udara wajib mengisi eHAC sebagai syarat untuk melanjutkan perjalanan,” kata Chief of Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Setiaji seperti dikutip Medcom.id dari laman resmi Kemenkes, Sabtu, 23 April 2022.
 
Nantinya, petugas di seluruh moda transportasi akan memeriksa status kelayakan perjalanan melalui eHAC yang telah diisi oleh para pemudik. Pengisian eHac dapat dilakukan sehari atau sesaat sebelum melakukan perjalanan.

Bagaimana dengan pemudik yang menggunakan mobil?

Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil atau sepeda motor juga diminta untuk mengisi eHAC. Namun, khusus bagi pelaku perjalanan dengan kendaraan pribadi, pemeriksaan akan diberlakukan sistem secara acak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Meski diberlakukan pengecekan secara acak, pelaku perjalanan dengan mobil atau motor pribadi diimbau tetap mengisi eHAC sebagai tanggung jawab bersama untuk menghindari lonjakan kasus COVID-19 di berbagai daerah,” jelasnya.
 
Pelaku perjalanan mudik yang memenuhi syarat dan layak diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Lalu apa saja syarat kelayakannya? Berikut beberapa syarat yang dapat dipenuhi pemudik untuk memperoleh status kelayakan perjalanan:
  • Pemudik dengan jenis moda transportasi udara yang telah melakukan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak diwajibkan untuk melakukan tes, baik antigen maupun RT-PCR untuk memenuhi syarat kelayakan terbang. eHAC akan menilai kelayakan terbang berdasarkan hasil tes tersebut.
  • Pemudik yang sudah melakukan vaksinasi primer hingga dosis kedua, diwajibkan untuk melengkapi syarat mudik dengan keterangan hasil negatif tes antigen maksimal 1×24 jam atau tes RT-PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Pemudik yang baru vaksinasi satu kali, diwajibkan untuk menunjukkan dokumen hasil tes RT-PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Pemudik dengan komorbid (penyakit penyerta) yang tidak dapat melakukan vaksinasi harus menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil tes RT-PCR maksimal 3×24 jam.
Aturan pengisian eHAC ini tidak diwajibkan bagi anak berusia 6 tahun ke bawah yang dibebaskan dari syarat vaksinasi dan tidak wajib melakukan tes antigen atau RT-PCR sebagai syarat perjalanan.

Cara mengisi eHAC


Berikut cara mengisi eHAC di PeduliLindungi:
  • Buka aplikasi PeduliLindungi
  • Klik fitur “eHAC”, lalu pilih “Buat eHAC”
  • Pilih “Domestik”
  • Pilih "Dengan Kendaraan Darat"
Pilih Dengan Kendaraan Darat
  • Pilih tanggal keberangkatan
  • Masukkan nomor pelat kendaraan yang dipakai
  • Kemudian isi provinsi keberangkangkatan dan tujuan
  • Pastikan informasi sesuai, lalu klik “Lanjutkan”
  • Isi “Data Personal”, dapat diisi maksimal 4 orang sekaligus
  • Selanjutnya Anda dapat mengecek kelayakan untuk melakukan perjalanan. Bila dinyatakan layak, pilih simpan informasi yang telah Anda isi sebelumnya.
  • Setelah itu, pilih “Konfirmasi” dan selesai.

Apa yang dilakukan jika mendapat status tidak layak?

Bila pelaku perjalanan mendapatkan status tidak layak bepergian, bisa melakukan validasi manual. Cukup dengan menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil tes antigen atau RT-PCR di PeduliLindungi atau dokumen fisik ke petugas setempat atau Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara
 
(RUL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif