Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Atasi Wabah PMK, Polri Kirim 2 Tim ke Jatim dan Aceh

Nasional polri polisi Hewan Ternak Satgas Pangan Penyakit Mulut dan Kuku
Siti Yona Hukmana • 13 Mei 2022 08:59
Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri mengirimkan dua tim untuk mengatasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak di Jawa Timur dan Aceh. Ada enam langkah yang dilakukan kedua tim tersebut.
 
"Langkah pertama melakukan rapat koordinasi bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dan stakeholder terkait untuk melakukan pendataan, yaitu mendata terkait dengan penyebaran PMK," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Jumat, 13 Mei 2022.
 
Tim itu juga mendata hewan ternak yang terinveksi virus PMK. Bagi yang layak dikonsumsi dilakukan pemotongan paksa dan yang tidak layak dikonsumsi harus dimusnahkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, membuat surat arahan ke seluruh jajaran polda untuk membantu dinas pertanian di daerah guna pengendalian penyebaran penyakit PMK hewan ternak. Ketiga, menyosialisasi ke masyarakat agar tidak terjadi kepanikan.
 
"Penyakit mulut dan kuku hewan ternak tersebut tidak berbahaya ke manusia dan demikian kepada pemilik hewan ternak agar tidak terjadi panic selling (penjualan skala besar). Karena pemerintah telah menyediakan obat-obatan guna pengobatan hewan ternak tersebut," kata Ramadhan.
 
Keempat, kata dia, merumuskan cara bertindak dengan dinas pemerintah daerah guna melakukan pengawasan dan pengisolasian penyebaran penyakit mulut dan kuku hewan ternak. Menurut Ramadhan, pengawasannya dilakukan dengan cara melakukan penyekatan perdagangan hewan ternak keluar atau masuk wilayah yang terdampak wadah PMK tersebut.
 
Penyekatan itu nantinya mengacu dokumen hasil pemeriksaan dokter hewan dari balai karantina dinas pertanian dan pertenakan. Dia menekankan akan menindak tegas jika ditemukan penyimpangan.
 
"Dilakukan penindakan hukum yang tegas dan terukur berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan dan Tumbuhan," ucap jenderal bintang satu itu.
 
Baca: Polri Bantu Pastikan Stok Hewan Kurban Tak Terganggu Wabah PMK
 
Kelima, Tim Satgas Pangan Polri berkoordinasi dengan dinas terkait dan pelaku usaha hewan ternak untuk melakukan pendataan. Mengingat kebutuhan hewan kurban akan meningkat pada Hari Raya Kurban yang diperkirakan jatuh pada awal Juli 2022.
 
Keenam, melakukan penyelidikan asal usul penyebaran penyakit mulut dan kuku hewan ternak tersebut. Memastikan peluasan, penyebaran, dan jumlah hewan ternak yang terdampak dalam rangka mendukung percepatan penanganan wabah PMK hewan ternak.
 
Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan enam kabupaten di dua provinsi Indonesia terjangkit wabah PMK pada hewan ternak. Provinsi itu ialah Jawa Timur dan Aceh.
 
"Kementerian Pertanian telah menetapkan dua daerah yang dilanda wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan, dua daerah itu adalah Provinsi Aceh dua kabupaten, dan empat kabupaten di Jawa Timur," kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Rabu, 11 Mei 2022.
 
Sebanyak dua kabupaten yang dilanda wabah PMK di Aceh, yaitu Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur. Sementara itu, empat kabupaten di Jawa Timur, yaitu Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Mojokerto.
 
Data Kementerian Pertanian menyebutkan jumlah kasus hewan ternak yang terinfeksi PMK di Jawa Timur sebanyak 3.205 ekor dengan kasus kematian mencapai 1,5 persen. Sedangkan kasus positif PMK di Aceh sebanyak 2.226 ekor dengan kasus kematian satu ekor.
 
Penyakit mulut dan kuku pada hewan ini menjangkiti hewan ternak dengan kuku terbelah seperti sapi, kambing, domba, dan babi. Penularan penyakit ini terjadi melalui virus yang penyebarannya lewat udara atau airborne maupun kontak langsung.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif