Bandung: AIESEC in Bandung berkolaborasi dengan AIESEC In Universitas Padjadjaran menggelar kegiatan Walk For Peace. Acara itu merupakan pra-event dari Global Village Winter 2020.
Acara yang berlangsung pada 5 Januari 2020 di CFD (car free day) Dago itu melibatkan para anggota AIESEC dan volunteer yang berasal dari berbagai negara.
Mereka bersama-sama berjalan dan menyebarkan campaign #we stand, we speak, we change. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan golongan muda dunia terhadap SDG’s khususnya nomor 16 yaitu, peace, justice, and strong institution.
Walk For Peace adalah bentuk kepedulian pemuda terhadap kondisi masyarakat dalam menyikapi perbedaan.
AIESEC menilai toleransi adalah hal utama yang ingin diperlihatlkan dan disampaikan pada masyarakat. Kegiatan ini diikuti 80 peserta, 15 di antaranya berasal dari 10 negara berbeda yaitu Australia, Vietnam, China, Cambodia, India, Mexico, Hongkong, Canada, Myanmar, dan Philipine.
Tidak hanya berjalan dan melakukan campaign, kegiatan ini juga semarak dengan musik dan tarian. Roll Dance, menjadi hal biasa yang dilakukan member AIESEC, menari bersama dengan lagu tertentu dan menghasilkan kegembiraan.
Kegiatan ini bertujuan menyebarkan pemahaman toleransi. Kini toleransi sangat erat kaitannya dengan kedamaian yang bisa menjadi faktor pendorong perdamaian dunia.
Campaign yang dilakukan AIESEC sebagai organisasi internasional yang bergerak di bidang kepemudaan bertujuan mencapai kedamaian dunia. Campaign itu diharapkan direspons baik seluruh masyarakat Bandung, tidak hanya pengunjung car free day.
Diharapkan tujuan pawai ini dapat tersampaikan dam masyarakat dapat mengerti pentingnya menghargai perbedaan.
Bandung: AIESEC in Bandung berkolaborasi dengan AIESEC In Universitas Padjadjaran menggelar kegiatan Walk For Peace. Acara itu merupakan pra-event dari Global Village Winter 2020.
Acara yang berlangsung pada 5 Januari 2020 di CFD (car free day) Dago itu melibatkan para anggota AIESEC dan volunteer yang berasal dari berbagai negara.
Mereka bersama-sama berjalan dan menyebarkan
campaign #we stand, we speak, we change. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan golongan muda dunia terhadap SDG’s khususnya nomor 16 yaitu,
peace, justice, and strong institution.
Walk For Peace adalah bentuk kepedulian pemuda terhadap kondisi masyarakat dalam menyikapi perbedaan.
AIESEC menilai toleransi adalah hal utama yang ingin diperlihatlkan dan disampaikan pada masyarakat. Kegiatan ini diikuti 80 peserta, 15 di antaranya berasal dari 10 negara berbeda yaitu Australia, Vietnam, China, Cambodia, India, Mexico, Hongkong, Canada, Myanmar, dan Philipine.
Tidak hanya berjalan dan melakukan campaign, kegiatan ini juga semarak dengan musik dan tarian.
Roll Dance, menjadi hal biasa yang dilakukan member AIESEC, menari bersama dengan lagu tertentu dan menghasilkan kegembiraan.
Kegiatan ini bertujuan menyebarkan pemahaman toleransi. Kini toleransi sangat erat kaitannya dengan kedamaian yang bisa menjadi faktor pendorong perdamaian dunia.
Campaign yang dilakukan AIESEC sebagai organisasi internasional yang bergerak di bidang kepemudaan bertujuan mencapai kedamaian dunia.
Campaign itu diharapkan direspons baik seluruh masyarakat Bandung, tidak hanya pengunjung car free day.
Diharapkan tujuan pawai ini dapat tersampaikan dam masyarakat dapat mengerti pentingnya menghargai perbedaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)