Ketua Dewan Pers M.Nuh. Foto:Medcom.id/ Kautsar Widya Prabowo
Ketua Dewan Pers M.Nuh. Foto:Medcom.id/ Kautsar Widya Prabowo

Dewan Pers Mediasi Tempo dan Eks Tim Mawar Pekan Depan

Nasional pemilu serentak 2019 Demo Massa Penolak Pemilu
Kautsar Widya Prabowo • 13 Juni 2019 06:30
Jakarta: Dewan Pers dalam waktu dekat akan memediasi antara redaksi Majalah Tempo dengan eks Komandan Tim Mawar Mayjen Purnawirawan Chairawan. Hal tersebut menyusul protes atas pemberitaan keterlibatan Tim Mawar dalam kerusuhan 22 Mei lalu.
 
Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menjadwalkan kedua belah pihak akan dipertemukan pada Selasa, 18 Juni 2019. Dewan Pers sudah mempelajari laporan kebaratan yang diajukan Chairawan.
 
"Dari situ cocok-cocokan, apa yang dikeluhkan oleh pelapor terus yang dilakukan oleh (Majalah) Tempo, kami sudah punya analisis apa yang harus kita lakukan, abis itu kita ketemu bareng, dari situ kita cari solusinya," ujar Nuh di Hotel San Pan Pacific, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut mantan Menteri Pendidikan Nasional itu, pemberitaan Tempo belum bisa diseret ke delik pidana. Pemberitaan Tempo masih dalam kaidah jurnalistik yang diselesaikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
 
"Insyallah tugas kita AC (pendingin) ko, bukan kompor, dengan AC yang tadinya berkeringat jadi nyaman, jangan sampai pers ikut memanas-manasi nanti kalau panas bajunya dicopot kelihatan udelnya nanti batal salatnya," tuturnya.
 
Sementara itu, Pimpinan Majalah Tempo Arif Zulkifli memastikan tidak akan terlibat saat pertemuan nanti demi menjaga independensi. Mengingat ia terpilih sebagai anggota Dewan Pers periode 2019-2022.
 
Sehingga dalam peretemuan Selasa mendatang, pihaknya tidak akan ikut dalam mediasi yang dilakukan Dewan Pers. Ia telah mengutus tim redaksi untuk mediasi dengan anggota eks tim mawar itu.
 
"Yang pasti bukan saya. Ada yang wakilin entah redaktur atau siapa. Siap pastinya, saya kira harus siap," pungkasnya.
 
Dewan Pers menerima pelaporan Eks Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan terkait pemberitaan Majalah Tempo berjudul 'Tim mawar dan Rusuh Sarinah'. Pihaknya bakal mengecek dugaan pelanggaran etik jurnalistik pada pemberitaan tersebut.
 
"Dewan pers akan segera memeriksa produk jurnalistik ini. Apabila ada produk jurnalistik yang dianggap merugikan maka Dewan Pers akan memeriksanya (lebih dulu)," kata Wakil Ketua Dewan Pers Hendri Bangun di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Juni 2019.
 
Dewan Pers akan memanggil Majalah Tempo dan Chairawan untuk diperiksa pekan depan. Kata Hendri, hal itu dilakukan agar duduk perkara dan klarifikasi didapatkan dari kedua belah pihak.
 
"Jadi, Pak Chairawan dan kuasa hukumnya akan kami klarifikasi dengan lebih lengkap pada Selasa (18 Juni) mendatang begitu juga klarifikasi dengan Majalah Tempo," terangnya.

 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif