medcom.id, Jakarta: TNI Angkatan Laut menerbangkan dua pesawat Hercules C130 untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501. Mereka akan terbang selama tujuh jam dalam pencarian itu.
"Kita akan cari semasimal mungkin. Kemarin kita cari sebelah timur selatan Bangka Belitung. Sekarang Fokus timur barat, utara," ujar Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Marsekal Pertama Sri Pulung, di Lanud Halim, Jakarta Timur, Senin (29/12/2014) pagi.
Ia menjelaskan, kedua pesawat akan mencari dalam area seluas 5.000 nautical mile. Masing-masing pesawat akan dioperasikan 15 kru pesawat.
Hercules dengan nomor pesawat 1319 dikemudikan Kapten Letkol Putu berangkat pada pukul 06.00 WIB. Sementara, Hercules dengan nomor pesawat 1323 dikemudikan Mayor Akal Juang berangkat 30 menit kemudian.
Pesawat ini mampu terbang 11 jam. Selama dua jam digunakan untuk perjalan berangkat dan pulang ke lokasi lalu pencarian selama tujuh jam. "Kita lihat di Babel ada cuaca jelek. Maka kita terbang rendah di bawah 5.000 feet, kemarin kita terbang di bawah 2.000 feet," pungkas dia.
medcom.id, Jakarta: TNI Angkatan Laut menerbangkan dua pesawat Hercules C130 untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501. Mereka akan terbang selama tujuh jam dalam pencarian itu.
"Kita akan cari semasimal mungkin. Kemarin kita cari sebelah timur selatan Bangka Belitung. Sekarang Fokus timur barat, utara," ujar Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Marsekal Pertama Sri Pulung, di Lanud Halim, Jakarta Timur, Senin (29/12/2014) pagi.
Ia menjelaskan, kedua pesawat akan mencari dalam area seluas 5.000
nautical mile. Masing-masing pesawat akan dioperasikan 15 kru pesawat.
Hercules dengan nomor pesawat 1319 dikemudikan Kapten Letkol Putu berangkat pada pukul 06.00 WIB. Sementara, Hercules dengan nomor pesawat 1323 dikemudikan Mayor Akal Juang berangkat 30 menit kemudian.
Pesawat ini mampu terbang 11 jam. Selama dua jam digunakan untuk perjalan berangkat dan pulang ke lokasi lalu pencarian selama tujuh jam. "Kita lihat di Babel ada cuaca jelek. Maka kita terbang rendah di bawah 5.000
feet, kemarin kita terbang di bawah 2.000
feet," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)