Kesenian Tradisional Meriahkan Gerak Jalan Kerukunan Umat Beragama

Siti Yona Hukmana 21 Oktober 2018 09:42 WIB
kerukunan beragamapilpres 2019
Kesenian Tradisional Meriahkan Gerak Jalan Kerukunan Umat Beragama
Peserta menari tradisional dalam gerak jalan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Ribuan orang menampilkan parade kesenian tradisional dari 34 provinsi se-Indonesia. Ini dalam rangka gerak jalan kerukunan umat beragama jelang Pilpres 2019. 

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melepas langsung 8.000 peserta gerak jalan. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan. 

Gerak jalan dimulai dari depan Gedung Kemenag RI, menyusuri Jalan M.H Thamrin, patung kuda, dan Bundaran Hotel Indonesia kemudian kembali ke depan Gedung Kemenag RI. 


Pantauan Medcom.id, peserta terlihat mengenakan kebaya dan sejumlah pakaian adat lain. Adapula peserta yang berjalan sambil memainkan angklung, alat musik khas Jawa Barat. 

Tari-tarian juga dilakukan sejumlah peserta sepanjang gerak jalan. Sambil berjalan, peserta juga terlihat membawa spanduk sepanjang 100 meter bertuliskan kerukunan beragama HUT Niciren Syosyu Indonesia (NSI) ke-54 tahun. 


Sejumlah peserta memainkan angklung - Medcom.id/Siti Yona Hukmana. 

Delapan ribu peserta itu terdiri dari enam ribu umat Buddha Niciren Syosyu Indonesia (NSI), dua ribu umat beragama lainnya di antaranya: 20 komunitas umat Buddha di Indonesia yakni Walubi dan Permabudhi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWGI) dan Majelis Tinggi Konghucu Indonesia (Matakin).

Dalam kesempatan itu, para tokoh yang hadir, akan menandatangani deklarasi untuk kedamaian dan kesejahteraan bangsa. Setelah itu ada pelepasan burung merpati dan balon merah putih sebagai simbol perdamaian. 





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id