300 Hektare Wilayah Sulteng Terdampak Likuefaksi

Dheri Agriesta 05 November 2018 16:48 WIB
Gempa Donggala
300 Hektare Wilayah Sulteng Terdampak Likuefaksi
Gubernur Sulteng Longki Djanggola (tengah) usai rapat di Kantor Wakil Presiden. Foto: Medcom.id/Dheri Agriesta.
Jakarta: Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola menyebut daerah terdampak likuefaksi akibat gempa mencapai 300 hektare. Lahan itu tak bisa lagi digunakan sebagai kawasan perumahan. 

"Likuefaksi kurang lebih 300-an hektare," kata Longki di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin, 5 November 2018. 

Pemerintah sedang memetakan daerah yang tergolong zona merah di Sulawesi Tengah. Kawasan itu merupakan daerah terdampak dan rawan likuefaksi di Sulawesi Tengah. 


Sejauh ini, pemerintah baru memegang data daerah terdampak likuefaksi. Badan Geologi Nasional pun diperintahkan meneliti secara rinci daerah yang rawan terhadap ancaman likuefaksi. 

"Yang tadi (300 hektare) itu baru hasil kejadian, jadi belum yang rawan likuefaksi, yang rawan baru nanti 11 (November) dari Geologi yang akan ada datanya," jelas dia.

Baca: Pemprov Sulteng Diberi Sebulan Susun Rencana Relokasi

Daerah tergolong zona merah ini tak akan bisa ditinggali. Pemerintah akan menyusun peraturan daerah (perda) mengatur larangan aktivitas di daerah itu. 

Masyarakat yang berada di zona merah bakal direlokasi ke sejumlah daerah yang dinilai aman. Pemerintah provinsi diberikan waktu sebulan menyusun rencana relokasi dan rekonstruksi wilayah terdampak gempa dan tsunami Sulteng ini. 





(OGI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id