medcom.id, Jakarta: Bong Kian Jhin, 68, ditemukan tewas kontrakkannya Jalan Trisula Rt 006/10 Nomor 139, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Bong sudah tiga hari tak terlihat keluar dari kontrakannya.
Kapolsek Kalideres Kompol Ewo Samono mengatakan, dari keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat menuju kontrakannya pada kamis 15 September. Korban hanya tinggal sendiri di kontrakan tersebut.
"Pada hari Minggu malam tadi sekira pukul 21.00 WIB saksi mencium bau tidak sedap di dalam kontrakan korban," kata Ewo kepada wartawan, Senin (19/9/2016).
Mencium bau tersebut, saksi lantas curiga. Saksi kemudian menyampaikan informasi kecurigaan ini kepada para warga sekitar. Warga yang penasaran kemudian mendobrak pintu kontrakan korban.
"Warga sekitar kaget, menemukan korban tak bernyawa dan melihat tubuh dan wajah korban sudah dalam keadaan membengkak," tutur Kapolsek.
Petugas Kepolisian kemudian mendapatkan laporan ini beberapa jam kemudian. Ewo menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan pertama, Polisi tidak menemukan bekas-bekas penganiayaan. Korban kini telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan autopsi.
"Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit," tutur Ewo.
medcom.id, Jakarta: Bong Kian Jhin, 68, ditemukan tewas kontrakkannya Jalan Trisula Rt 006/10 Nomor 139, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Bong sudah tiga hari tak terlihat keluar dari kontrakannya.
Kapolsek Kalideres Kompol Ewo Samono mengatakan, dari keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat menuju kontrakannya pada kamis 15 September. Korban hanya tinggal sendiri di kontrakan tersebut.
"Pada hari Minggu malam tadi sekira pukul 21.00 WIB saksi mencium bau tidak sedap di dalam kontrakan korban," kata Ewo kepada wartawan, Senin (19/9/2016).
Mencium bau tersebut, saksi lantas curiga. Saksi kemudian menyampaikan informasi kecurigaan ini kepada para warga sekitar. Warga yang penasaran kemudian mendobrak pintu kontrakan korban.
"Warga sekitar kaget, menemukan korban tak bernyawa dan melihat tubuh dan wajah korban sudah dalam keadaan membengkak," tutur Kapolsek.
Petugas Kepolisian kemudian mendapatkan laporan ini beberapa jam kemudian. Ewo menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan pertama, Polisi tidak menemukan bekas-bekas penganiayaan. Korban kini telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan autopsi.
"Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit," tutur Ewo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)