Jokowi Ingin Gebuk Tukang Fitnah
Presiden Joko Widodo berlatih tinju dengan pelatih Abed dari Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Bogor di halaman Istana Bogor. Foto: Youtube.
Serang: Presiden Joko Widodo geram dengan fitnah yang dilayangkan kepada dirinya di media sosial. Bahkan, ia mengaku ingin memukul sang penyebar fitnah.

"Ini bagaimana, kadang-kadang ya jengkel tapi nyari orangnya enggak ketemu-ketemu. Awas kalau ketemu tak gebuk betul itu," tegas Jokowi di Kota Serang, Banten, Rabu, 14 Maret 2018.

Namun, ia tak menjelaskan caranya menggebuk sang penyebar fitnah. Jokowi hanya bercerita bila dia kesal disebut sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). 


Menurut dia, PKI bubar pada 1965. Saat itu, dirinya baru berusia tiga tahun. "Ngawur kan seperti itu. Logikanya enggak masuk tapi ada yang percaya gitu lo. Ada itu yang percaya," ucap dia.

Baca: Dua Putra Jokowi Kolaborasi Usaha Kuliner

Ia pun meminta fitnah seperti itu harus bisa diantisipasi. Apalagi, hal itu bukan tak mungkin akan marak terjadi menjelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.

"Pilihlah pemimpin yang baik. Jangan sampai keliru, kalau keliru yang dirugikan juga masyarakat semuanya," kata dia.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id