Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menyampaikan keterangan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 29 September 2020. Foto: Siti Yona Hukmana
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menyampaikan keterangan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 29 September 2020. Foto: Siti Yona Hukmana

Kegiatan KAMI Dibubarkan karena Tak Kantongi Izin

Nasional ormas Virus Korona
Siti Yona Hukmana • 29 September 2020 18:31
Jakarta: Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menggelar acara silaturahmi di Gedung Juang 45, Jalan Mayjen Sungkono, dan Jalan Jambangan Kebon Agung, Surabaya, Jawa Timur, Senin, 28 September 2020. Polisi membubarkan acara itu saat mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo memberi kata sambutan.
 
"KAMI tidak melayangkan surat pemberitahuan kepada kepolisian terkait kegiatan tersebut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 29 September 2020.
 
Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan pada masa pandemi covid-19 wajib mengantongi rekomendasi dari satuan tugas (satgas) penanganan covid-19 provinsi, kabupaten, maupun kota. Rekomendasi itu, kata Awi, untuk penilaian diperbolehkan atau tidak kegiatan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Acara yang dilangsungkan oleh KAMI tidak memiliki hasil asesmen dari satgas covid-19," ungkap jenderal bintang satu itu.
 
Dalam pembubaran acara itu, polisi mengerahkan mobil pengurai massa (raisa). Ratusan masyarakat juga menolak acara yang dihadiri mantan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin itu.
 
Baca: Ratusan Massa Bubarkan Acara KAMI di Surabaya
 
Beberapa spanduk dibentangkan massa aksi. Spanduk itu berbunyi, "Aliansi Pemuda Surabaya Menolak Kehadiran KAMI Barisan Sakit Hati Pemecah Belah Bangsa" dan "Arek Suroboyo Menolak KAMI dan KAMI Ojok Banci, Nek Wani Nggawe Partai, Ojo Cuma Dadi Provokator".
 
"KAMI adalah kelompok yang berpotensi melakukan makar di Indonesia," kata koordinator lapangan salah satu elemen massa, Andri Adi Kusumo, saat berorasi di depan Gedung Juang 45, Surabaya, Senin, 28 September 2020.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif