Ilustrasi kesehatan. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi kesehatan. Medcom.id/M Rizal

13,2% Pasien Covid-19 yang Meninggal Mengidap Hipertensi

Nasional Virus Korona kemenkes pandemi covid-19
Atalya Puspa • 14 Oktober 2020 10:22
Jakarta: Orang dengan penyakit penyerta (komorbid) kelompok yang sangat rentan terpapar virus korona (covid-19). Kementerian Kesehatan menaruh perhatian serius kepada kelompok ini karena kondisi pasien covid-19 dengan komorbid memiliki risiko kematian tinggi.
 
Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per 13 Oktober 2020, menunjukkan salah satu komorbid yang paling banyak dimiliki pasien covid-19 yang meninggal ialah hipertensi. Sekitar 13,2 persen pasien dari 1.448 kasus kematian covid-19 mengidap penyakit tidak menular (katastropik) itu.
 
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes Cut Putri Arianie mengatakan hipertensi adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Namun, penyakit penyerta peringkat empat terbanyak dalam kasus kematian covid-19 itu dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Hipertensi sangat mungkin dicegah dengan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat" kata Cut dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Jika tidak segera dicegah, hipertensi bisa menjadi bom waktu bagi kesehatan. Dia pun menyebut hipertensi dapat signifikan kepada biaya kesehatan. Karena itu, dia menegaskan pentingnya tiap orang menjaga gaya hidup sehat.
 
Pola hidup bersih dan sehat bisa dimulai dengan mengukur tekanan darah secara teratur dan menjaga makanan. Pola konsumsi harus menghindari makanan manis, garam dan lemak, memperbanyak makan buah dan sayur, serta rutin aktivitas fisik.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif