medcom.id, Samarinda: Penerbangan perintis ke sejumlah pedalaman Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, di Bandara Temindung Samarinda, dihentikan pascakecelakaan pesawat Twin Otter milik Aviastar di Gunung Latimojong, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.
"Penerbangan perintis menuju pedalaman Kaltim menggunakan pesawat Aviastar, sejak Sabtu (3/10) atau sehari setelah pesawat rute Massamba-Makassar dinyatakan hilang, dihentikan," kata Kepala Seksi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Temindung, Roesmanto
di Samarinda, Selasa (4/10/2015).
Roesmanto mengatakan, penerbangan perintis menggunakan pesawat Aviastar ke pedalaman Kaltim di Bandara Temindung Samarinda melayani rute Datah Dawai, Kabupaten Mahakam Ulu, Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur serta Long Apung, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, termasuk rute penerbangan komersil dari Balikpapan ke Bandara Tanjung Batu, Kutai Timur.
Ia mengungkapkan, penerbangan perintis pesawat Aviastar di Bandara Temindung melayani empat kali penerbangan dalam seminggu, yakni Selasa, Rabu, Kamis serta Jumat.
"Penerbangan perintis bersubsidi di Bandara Temindung dilayani dua maskapai, yakni Aviastar dan Susi Air. Penerbangan perintis ke pedalaman Kaltim sekarang menggunakan pesawat Susi Air dengan rute menuju Melak, Kabupaten Kutai Barat, yang terbang enam kali seminggu tetap tetap berjalan normal," ujar Roesmanto.
Pesawat Aviastar pada penerbangan perintis ke pedalaman Kaltim sama dengan jenis pesawat yang dinyatakan hilang dan ditemukan di Gunung Latimojong, yakni jeni DHC6 Twin Otter.
medcom.id, Samarinda: Penerbangan perintis ke sejumlah pedalaman Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, di Bandara Temindung Samarinda, dihentikan pascakecelakaan pesawat Twin Otter milik Aviastar di Gunung Latimojong, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.
"Penerbangan perintis menuju pedalaman Kaltim menggunakan pesawat Aviastar, sejak Sabtu (3/10) atau sehari setelah pesawat rute Massamba-Makassar dinyatakan hilang, dihentikan," kata Kepala Seksi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Temindung, Roesmanto
di Samarinda, Selasa (4/10/2015).
Roesmanto mengatakan, penerbangan perintis menggunakan pesawat Aviastar ke pedalaman Kaltim di Bandara Temindung Samarinda melayani rute Datah Dawai, Kabupaten Mahakam Ulu, Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur serta Long Apung, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, termasuk rute penerbangan komersil dari Balikpapan ke Bandara Tanjung Batu, Kutai Timur.
Ia mengungkapkan, penerbangan perintis pesawat Aviastar di Bandara Temindung melayani empat kali penerbangan dalam seminggu, yakni Selasa, Rabu, Kamis serta Jumat.
"Penerbangan perintis bersubsidi di Bandara Temindung dilayani dua maskapai, yakni Aviastar dan Susi Air. Penerbangan perintis ke pedalaman Kaltim sekarang menggunakan pesawat Susi Air dengan rute menuju Melak, Kabupaten Kutai Barat, yang terbang enam kali seminggu tetap tetap berjalan normal," ujar Roesmanto.
Pesawat Aviastar pada penerbangan perintis ke pedalaman Kaltim sama dengan jenis pesawat yang dinyatakan hilang dan ditemukan di Gunung Latimojong, yakni jeni DHC6 Twin Otter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)