ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

Ini Kronologi Perampokan Pegadaian di Jagakarsa

Aria Triyudha • 14 Desember 2021 19:30
Jakarta: Polisi mengagalkan aksi perampokan tempat pegadaian di Jalan Moch Kahfi II, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel). Pelaku berinisial D,22, berpura-pura menggadaikan barang elektronikya di Indo Gadai pada Senin malam, 13 Desember 2021
 
Saat itu, gerai dijaga oleh tiga karyawati. Mereka adalah UKH,21; DNA,20; dan SR,23.
 
"Salah satu korban lalu melayani pelaku yang berpura-pura mau mengadaikan laptop dan handphone, dua karyawati lain hendak menutup toko," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulfan di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya, Selasa, 14 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak lama kemudian, pelaku mengeluarkan pistol jenis air soft gun. Ia menodongkan kepada tiga karyawati Indo Gadai.
 
Dua di antaranya dimasukkan ke kamar mandi. Sedangkan, satu karyawati lainnya diperintahkan membuka brankas.
 
"Karyawati itu ketakutan karena diancam ditembak sehingga membuka brankas berisi uang sekitar Rp33 juta," beber Zulfan.
 
Pelaku lalu memasukkan uang itu ke dalam tas. Ia juga sempat merusak dan mengambil server kamera pengintai untuk menghilangkan jejak.
 
Baca: Pegadaian di Jagakarsa Dirampok, 3 Karyawati Disandera
 
Perampokan itu diketahui warga sekitar. Mereka berkumpul di depan gerai Indo Gadai. Tak lama, dua polisi dari Polsek Jagakarsa yang sedang patroli berhenti di lokasi lantaran melihat keramaian.
 
Pelaku berupaya kabur dan memaksa warga mundur seraya mengancam akan menembak.Polisi lalu mengeluarkan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan.
 
Pelaku, lanjut Zulfan, berupaya melawan ketika polisi berusaha melumpuhkannya. Polisi mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku.
 
Dari tangan pelaku, polisi menyita air soft gun, uang tunai Rp33 juta, brankas, laptop, dan hanphone milik tersangka. Pelaku ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan."Pasal 365 KUHP ayat 2 dengan ancaman 12 tahun penjara.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif