Diskusi peluncuran buku
Diskusi peluncuran buku "Tionghoa dalam Sejarah Kemiliteran Sejak Nusantara Sampai Indonesia"--Metrotvnews.com/Hardiat

"Orang Non Pribumi adalah Mereka yang Suka Korupsi"

Hardiat Dani Satria • 04 Desember 2014 19:19
medcom.id, Jakarta: Istilah pribumi dan non pribumi terkadang masih diperdebatkan. Dulu, pengkotakan istilah pribumi dan non pribumi bisa berpengaruh pada karier, termasuk larangan untuk berkarier di militer. Karena non pribumi diidentikan dengan etnis Tionghoa.
 
Namun kini, definisi pribumi sudah punya arti yang lebih luas dan tidak sebatas pada kaum asli atau kaum pendatang. Dan siapapun saat ini bisa berkarir di militer.
 
Jadi siapa sebetulnya pribumi dan siapa non pribumi?  

"Mengutip dari Laksamana Muda John Lie, siapakah orang pribumi dan non proibumi?. Orang pribumi, siapapun yang membela ibu pertiwi, sedangkan orang non pribumi adalah mereka yang suka korupsi," kata Pengamat Militer LIPI, Jaleswari Pramodhawardani, saat peluncuran buku "Tionghoa dalam Sejarah Kemiliteran Sejak Nusantara Sampai Indonesia" di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya No. 31, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2014).
 
Menurut Jaleswari, buku karya Iwan Santosa tersebut tergolong sebagai buku referensi yang langka. Karya tersebut tidak hanya berbicara mengenai kemiliteran saja, tapi juga membahas aspek kemanusiaan.
 
"Bicara Tionghoa, ingatan kita langsung pada kawan kita yang sampai hari ini masih mendapatkan diskriminasi kehidupan di sana sini," imbuh Jaleswari.
 
Ketika membaca buku tersebut, lanjut Jaleswari, dirinya merasakan napak tilas, mengenai perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan kontribusi dari etnis Tionghoa. Selain itu, perspektif ini kedepannya penting untuk mendorong peran etnis Tionghoa untuk berkontribusi di ranah ekonomi dan politik.
 
"Saat ini kita masih melihat komuitas Tionghoa itu 'the other's, kita sering melihat Tionghoa sesuatu di luar Indonesia, di luar komunitas kita," ujar Jaleswari.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>