Jakarta: Kapal selam TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala 402 dilaporkan hilang, Rabu 21 April 2021. Kapal tersebut hilang di 60 mil perairan utara Bali.
TNI AL pun telah menurunkan tim melakukan pencarian. Seluruh armada kapal selam juga diterjunkan untuk mencari KRI Nanggala 402.
"Masih dalam pencarian di perairan Bali," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 21 April 2021.
Diketahui, KRI Nanggala 402 pernah menjalankan beberapa tugas selama dimiliki TNI AL. Salah satunya adalah penugasan negara dalam perebutan Irian Barat pada 1970.
Saat itu, KRI Nanggala 402 dikomandoi Komodor Laut Manambai Abdulkadir. Kapal yang dapat melaju sampai kecepatan 21,5 knot itu pun pernah menjalankan tugas lainnya.
Berikut beberapa tugas yang pernah dijalankan KRI Nanggala 402, dirangkum dari berbagai sumber:
2002
KRI Nanggala terlibat latihan gabungan TNI AL dan US Navy, CARAT-8/02 pada 27 Mei-3 Juni 2002. CARAT (Coorperation Afloat Readiness and Training) adalah bantuan latihan militer Amerika terhadap militer negara sahabat di Asia Tenggara. Latihan berlangsung di perairan Laut Jawa, Selat Bali dan Situbondo.
2004
Dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) XV/04 di Samudera Hindia, 8 April hingga 2 Mei 2004, KRI Naggala berhasil menenggelamkan eks KRI Rakata, sebuah kapal tunda samudera buatan 1942 dengan torpedo SUT.
2015
KRI Nanggala 402 tergabung dalam Satuan Tugas Perisai Nusa-15 melaksanakan Operasi Siaga Tempur Laut meliputi pencegahan dan penindakan pelanggaran wilayah perairan yuridiksi nasional Indonesia kawasan Timur dalam rangka mendukung Tupok TNI. Sebagai unsur bawah air yang mempunyai efek tangkal yang sangat tinggi kehadiran KRI Nanggala 402 efektif dalam mendukung operasi siaga tempur di bawah Komando Utama Panglima TNI.
Jakarta:
Kapal selam TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala 402 dilaporkan hilang, Rabu 21 April 2021. Kapal tersebut hilang di 60 mil perairan utara Bali.
TNI AL pun telah menurunkan tim melakukan pencarian. Seluruh armada kapal selam juga diterjunkan untuk mencari KRI Nanggala 402.
"Masih dalam pencarian di perairan Bali," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 21 April 2021.
Diketahui, KRI Nanggala 402 pernah menjalankan beberapa tugas selama dimiliki TNI AL. Salah satunya adalah penugasan negara dalam perebutan Irian Barat pada 1970.
Saat itu, KRI Nanggala 402 dikomandoi Komodor Laut Manambai Abdulkadir. Kapal yang dapat melaju sampai kecepatan 21,5 knot itu pun pernah menjalankan tugas lainnya.
Berikut beberapa tugas yang pernah dijalankan KRI Nanggala 402, dirangkum dari berbagai sumber:
2002
KRI Nanggala terlibat latihan gabungan TNI AL dan US Navy, CARAT-8/02 pada 27 Mei-3 Juni 2002. CARAT (Coorperation Afloat Readiness and Training) adalah bantuan latihan militer Amerika terhadap militer negara sahabat di Asia Tenggara. Latihan berlangsung di perairan Laut Jawa, Selat Bali dan Situbondo.
2004
Dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) XV/04 di Samudera Hindia, 8 April hingga 2 Mei 2004, KRI Naggala berhasil menenggelamkan eks KRI Rakata, sebuah kapal tunda samudera buatan 1942 dengan torpedo SUT.
2015
KRI Nanggala 402 tergabung dalam Satuan Tugas Perisai Nusa-15 melaksanakan Operasi Siaga Tempur Laut meliputi pencegahan dan penindakan pelanggaran wilayah perairan yuridiksi nasional Indonesia kawasan Timur dalam rangka mendukung Tupok TNI. Sebagai unsur bawah air yang mempunyai efek tangkal yang sangat tinggi kehadiran KRI Nanggala 402 efektif dalam mendukung operasi siaga tempur di bawah Komando Utama Panglima TNI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ACF)