Jenazah Putri Marisa Sakina--Metrotvnews.com/Aedy Azeza Ulfi
Jenazah Putri Marisa Sakina--Metrotvnews.com/Aedy Azeza Ulfi

Pembunuhan di Ciledug

Saksi Tanyakan Kaki Putri, Rizky tak Menjawab

Aedy azeza ulfi • 09 Juni 2015 10:02
medcom.id, Tangerang: Salah satu saksi kasus pembunuhan Putri Marisa Sakina, L, 45, mengatakan kaget saat mendengar suara teriakan kakak Putri, Rizky minta tolong. L kemudian mencari sumber suara dan berasal dari rumah di Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang.
 
"Saya cari sumber suara dan lihat Rizky di depan pintu terkapar bersimbah darah," ujar L, Selasa (9/6/2015).
 
Kemudian L melihat dari luar ada sepasang kaki wanita yang muncul separuhnya di balik tembok. L menanyakan kaki yang dia lihat milik siapa, Rizky tak menjawab. Lalu L menanyai satu persatu keberadaan keluarganya. Rizky menjawab bahwa tidak ada keluarga di rumah.

"Enggak ada, Ibu enggak ada, bapak enggak ada, Putri juga enggak ada," sebut L sambil menirukan Rizky.
 
L menambahkan, ketika masuk ke dalam melihat Putri sudah tak bernyawa. "Saya tidak tahu, kata Rizky bahwa Putri tidak ada itu maksudnya tidak ada di rumah, atau sudah tidak ada di dunia," pungkasnya.
 
Menurut salah satu warga setempat yang menjadi saksi, tak ada suara lain sebelum teriakan minta tolong dari Rizky.
"Saya hanya dengar suara minta tolong. Lalu saya keluar dan datangi asal suara. Saya kemudian melihat Rizky terkapar di lantai depan pintu rumah dengan kondisi bersimbah darah," jelas warga dimintai kesaksian oleh Polisi, Senin (8/6/2015).
 
Jika memang ada perampokan dan cek cok, warga pasti mendengar suara tersebut. "Di sini kalau ada suara orang memasak, mencuci atau mandi pasti terdengar oleh tetangga," kata dia.
 
Putri ditemukan tak bernyawa kemarin sore, Minggu 7 Juni 2015 sekitar pukul 15.30 WIB. Saat ditemukan, anak perempuan 13 tahun itu masih menggunakan handuk. Putri sedang bersama Rizky, kakak korban yang juga disayat di bagian leher.
 
Rizky, saat ini dalam kondisi kritis, namun sudah sadar. Kakaknya, yang kerap disapa Buyung, dirawat di RS Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang. Ia belum dapat berikan keterangan terkait pembunuhan adiknya karena belum dapat berbicara.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>