Ratusan Anak Muda Bangun Puluhan Rumah Layak Huni

Anggi Tondi Martaon 30 Oktober 2018 13:48 WIB
sumpah pemuda
Ratusan Anak Muda Bangun Puluhan Rumah Layak Huni
Para sukarelawan yang berpartisipasi berasal dari beragam latar belakang (Foto:Dok)
Jakarta: Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, 500 anak muda membangun rumah layak huni. Rumah dibangun di tiga kota, yakni Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.

Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia James Tumbuan mengatakan, kegiatan yang dinamai 28UILD RUMAH KITA diperuntukkan bagi 34 keluarga prasejahtera. Kegiatan tersebut merupakan perwujudan dari misi Habitat Indonesia.

"Mengajak semua kalangan untuk membangun rumah demi masa depan lebih baik, sehingga setiap keluarga bisa tinggal di rumah layak huni. Sebab, rumah merupakan tempat segalanya berawal,” kata James, dikutip siaran persnya, Selasa, 30 Oktober 2018.


Para sukarelawan tersebut membangun 22 rumah di Jakarta, enam rumah di Surabaya, enam rumah serta mengecor jalan sepanjang 100 meter di Yogyakarta.  

Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun, khususnya untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.  Tercatat sejak 2012, ada lebih dari 3 ribu anak muda terlibat kegiatan tersebut.

Para sukarelawan yang berpartisipasi berasal dari beragam latar belakang. Mulai dari pelajar sekolah menengah, mahasiswa, karyawan dari beberapa perusahaan dan lembaga, individu, hingga public figure seperti Daniel Mananta, Josh Kunze, Oliva Jensen, Dita Soedarjo,Whulandary Herman, Artika Sari Devi, dan Baim.

Antusiasme ditunjukkan Daniel Mananta. Dia rela bermandi keringat sebagai sukarelawan sekaligus donatur tiga rumah untuk tiga keluarga di Desa Tanjung Anom, Mauk, Tangerang. Daniel mengaku sangat terharu dan bahagia. 

"Saya sempat mengobrol dengan yang punya rumah, Pak Bosin. Dia berprofesi buruh serabutan. Rumahnya saya ikut bangun dan sumbang. Saya terharu ketika dia mengenalkan saya kepada istri dan anaknya. Melihat rumahnya sudah jadi, membuat saya lebih bahagia lagi. Langka sekali saya bisa memberikan kebahagiaan seperti ini,” tutur Daniel.

Apresiasi Keluarga Mitra

Semangat Sumpah Pemuda yang diaktualisasikan juga dirasakan keluarga mitra atau penerima manfaat Habitat for Humanity Indonesia. Salah satunya, Saidin. Pria 52 tahun, warga Kebon Baru, Mauk, Tangerang itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Seperti mimpi rasanya. Senang sekali ketika rumah saya dibangun baru oleh para relawan muda yang baik hati. Saya benar-benar berterima kasih,” kata Saidin.

Hal senada disampaikan oleh Arifin (38), warga Krajan Kidul, Kesamben Kulon, Gresik). Dia bersyukur kondisi rumahnya semakin baik.

"Seperti mimpi, saya tidak menyangka rumah saya bisa dibantu Habitat supaya lebih layak. Selama ini kami tidur di dalam kamar yang lembab, berlantai tanah, dan sering masuk asap dari dapur membuat sesak napas dan tidak sehat," kata Arifin.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id