Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho--Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho--Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

BNPB Ingin Penangan Bencana Masuk Kurikulum SD

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Candra Yuri Nuralam • 25 Desember 2018 16:16
Jakarta: Penanganan bencana alam di Indonesia harus dikenalkan kepada masyarakat sejak usia dini. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho berharap penanganan bencana alam dapat masuk dalam kurikulum sekolah dasar.

"Sudah banyak kita lakukan, tapi belum bisa meng-cover Indonesia. Itu sudah kita bicarakan dengan Kemendikbud," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho saat konferensi pers di Gedung BNPB, Selasa 25 Desember 2018.

Rencana pengenalan bencana sebagai kurikulum sekolah masih dalam kajian bersama. "Sedang disiapkan peraturan menteri yang akan dimasukkan dalam kurikulum. Tapi masuk dalam pelajaran yang sudah ada," ujar Sutopo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Dia berharap, rencana ini berlangsung pada kurikulum selanjutnya. Mengingat, pentingnya pengetahuan mengenai penanggulangan bencana. "Sosialisasi kedepannya akan ada sekolah atau madrasah (yang mempelajari) untuk bencana. Itu semua masih perlu peningkatan," tutur Sutopo. Baca: Korban Meninggal Tsunami Selat Sunda jadi 429 Orang

Sutopo juga mengatakan saat ini Indonesia masih lemah dalam sistem struktur. Budaya sadar bencana jadi sangat penting untuk persiapan di kemudian hari.

"Secara umum, pemerintah daerah dan masyarakat belum sanggup untuk menghadapi antisipasi bencana," ujar Sutopo.

Hingga pukul 13.00 WIB, korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda mencapai sebanyak 429 orang. Sementara itu, 1.485 orang menderita luka.

Sebanyak 154 orang masih dinyatakan hilang serta 16.082 orang terpaksa mengungsi akibat bencana ini. Keseluruhan korban berasal dari lima kabupaten terdampak bencana.


(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi