Kemenag Gelar Gerak Jalan Kerukunan Umat Beragama
Gerak jalan bertajuk 'Kerukunan Umat Beragama', Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta: Kementerian Agama RI menggelar gerak jalan bertajuk 'Kerukunan Umat Beragama'. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebut gerak jalan ini istimewa, karena dilakukan untuk menyongsong pemilihan umum 2019.

"Tak hanya karena kehadiran Ketua KPU dan Bawaslu, tapi menghadapi agenda nasional pemilu pilpres dan pileg, dengan penuh kedamaian," kata Lukman di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 21 Oktober 2018.

Ia berharap semua pihak memiliki persepsi yang sama atas kontestasi lima tahunan tersebut. Bahwa kontestasi yang ditunjukkan di ruang publik tidak dimaknai sebagai perbedaan. Hal itu merupakan persaingan sehat antara dua kubu untuk membangun Indonesia lebih baik.


"Keragaman yang muncul itu hakekatnya punya tujuan yang sama supaya negara bangsa semakin berkualitas," imbuhnya.

Terakhir, ia juga menegaskan kompetisi pemilu merupakan persaingan sehat. Oleh karenanya, kedua pihak akan menjaga semangat kerukunan, termasuk kerukunan beragama dalam pemilihan tersebut.

"Saya berharap itu dimaknai secara positif, sehingga kita terhindar dari upaya yang saling meniadakan antara kita," tandasnya.

Acara Gerak Jalan Kerukunan ini melibatkan 6.000 umat Buddha Niciren Syosyu Indonesia (NSI) dan 2.000 umat beragama lainnya. Rinciannya yakni 20 komunitas beragama seperti umat Buddha di Indonesia (WALUBI dan PERMABUDHI).

Sementara untuk umat perwakilan dari agama Islam, diwakilkan oleh rekan-rekan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Gereja-gerja di Indonesia (PGI), Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) dan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin).

Dalam rute gerak jalan, terdapat 8 titik simbolis di setiap 400 meter. Titik-titik itu melambangkan setiap bulan menjelang Pemilihan Umum 2019. Di titik finish, yakni 17 April 2019, para tokoh agama bersama-sama menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa, dan Bagimu Negeri.

Terakhir, para tokoh lintas agama akan membacakan dan menandatangani deklarasi Pemilu Damai. Ada pun acara ditutup dengan melepaskan burungmerpati sebagai simbol perdamaian.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id