Taman Bungkul Surabaya. Indonesia Travel
Taman Bungkul Surabaya. Indonesia Travel

Taman Bungkul Surabaya bukanlah Taman Biasa

Prita Daneswari • 12 Mei 2014 13:28
medcom.id: Rimbunnya pepohonan dan tanaman asri diiringi percikan air kolam membuat suasana sejuk Taman Bungkul seolah menjadi sebuah oase nan segar di tengah teriknya cuaca Kota Surabaya.
 
Taman Bungkul memang bukan taman 'sekadarnya' yang umumnya ada di setiap kota. Taman tersebut bahkan pernah menyabet gelar sebagai taman terbaik se-Asia pada 2013 oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). PBB tentu memiliki alasan tersendiri memilih taman yang terletak di Jalan Raya Darmo Surabaya itu sebagai yang terbaik di Asia.
 
Taman Bungkul merupakan satu dari sekian paru-paru kota di Surabaya. Taman ini berlokasi di tengah-tengah kota yang tepat berhadapan dengan jalan protokol Kota Pahlawan. Area Bungkul terbagi menjadi dua, yaitu makam Mbah Bungkul bagian belakang dan Taman Bungkul bagian depan yang difungsikan sebagai taman rekreasi dan olah raga masyarakat sekitar.

Taman Bungkul memang sengaja dibuat dengan konsep all in one entertainment park yaitu taman yang difungsikan sebagai wadah berbagai jenis hiburan, olahraga, dan edukasi. Otomatis, taman itu pun menjadi lokasi favorit warga untuk berkumpul, baik pagi, siang, bahkan malam hari.
 
Sejak diresmikan pada 21 Maret 2007, Taman Bungkul kian menarik dan memesona. Apalagi taman ini memang memiliki sarana yang komplet, sebut saja skateboard dan BMX track, jogging track, amfiteater, plaza berupa panggung untuk pertunjukan langsung berbagai jenis hiburan, telepon umum, area green park dengan kolam air mancur, taman bermain anak-anak, hingga pujasera.
 
Sebagai ruang publik, Taman Bungkul dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat dan usia. Hal tersebut terlihat dengan adanya fasilitas yang disediakan untuk berbagai umur dan adanya fasilitas untuk penyandang cacat. Dari segi kenyamanan, tersedia jalur pedestrian yang memadai, tempat-tempat duduk, dan taman air mancur sebagai tempat bersantai serta adanya tempat bermain.
 
Bagi warga yang tidak menyukai aktivitas fisik, asyiknya taman ini juga difasilitasi dengan akses internet nirkabel gratis. Anda lapar? Di bagian belakang taman terdapat beberapa warung yang menawarkan menu khas Surabaya, seperti rawon, soto, dan bakso.
 
Dengan vegetasinya yang teduh dan rindang, Taman Bungkul berperan sebagai filter polusi untuk menjaga kestabilan lingkungan. Taman ini digunakan sebagai penjaga kualitas lingkungan kota yang berfungsi sebagai filter berbagai gas pencemar dan debu. Taman Bungkul mempunyai fungsi hidrologi. Pepohonan melalui perakarannya yang dalam mampu meresapkan air ke dalam tanah sehingga pasokan air dalam tanah (water saving) semakin meningkat dan jumlah aliran limpasan air juga berkurang yang akan mengurangi terjadinya banjir.
 
Oleh karena itu, tidak mengherankan bila sang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini marah besar lantaran banyak tanaman di taman itu rusak terinjak-injak pengunjung yang ingin mendapatkan es krim gratis pada Minggu (11/5/2014). Risma sangat kecewa karena taman yang sudah ia rintis bersama jajarannya rusak dalam sekejap. Padahal dirinya sudah bertekad akan terus melestarikan taman tersebut demi generasi mendatang.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>