KNKT Tunggu Tanggapan Lion Air
Ilustrasi Lion Air - AFP.
Jakarta: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah bertemu perwakilan Perusahaan Lion Air Group. KNKT menjelaskan maksud rekomendasi keselamatan penerbangan yang dikeluarkan sebelumnya.

Pertemuan antara KNKT dan Lion Air Group dilakukan di Kementerian Perhubungan tadi pagi. Pertemuan itu juga dihadiri Dirjen Perhubungan Udara dan Direktur Kelayakan Udara. 

"Dalam pertemuan itu kita menyinkronisasi maksud dari rekomendasi yang kami sampaikan. Pihak Lion Air diberi kesempatan menjawab rekomendasi yang kami berikan," kata investigator KNKT Ony Soerjo Wibowo di Gedung KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis, 29 November 2018.


Ony yakin Lion Air Group telah memahami isi rekomendasi yang dikeluarkan KNKT. Lion Air sejatinya telah menyiapkan jawaban atas rekomendasi itu. 

Tapi, kata Ony, jawaban itu tak disampaikan langsung dalam pertemuan pagi tadi. Hanya, manajemen Lion Air berjanji menyampaikan jawaban atas rekomendasi dalam waktu dekat. 

(Baca juga: Lion PK-LQP Alami 6 Kali Kerusakan)

"Mereka berharap jawaban itu sudah mencukupi pandangan KNKT tentang masalah keselamatan dalam manajemen ini," jelas Ony. 

Ony berharap Lion Air dapat memperbaiki beberapa kekurangan yang ditemukan KNKT. KNKT juga akan berusaha menunjukkan masalah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. 

"Sehingga, kami berharap rekomendasi keselamatan tersebut untuk keselamatan bukan hanya Lion, tapi seluruh Indonesia dapat kita jaga bersama," kata Ony. 

Berdasarkan hasil investigasi awal kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP rute Jakarta-Pangkal Pinang, KNKT mengeluarkan dua rekomendasi. Rekomendasi pertama meminta Lion Air meningkatkan budaya keselamatan dengan menerapkan operasi manual yang baru dikeluarkan Boeing. 

Rekomendasi kedua berhubungan dengan pengisian dokumen operasional. KNKT meminta Lion Air menjamin seluruh dokumen operasional diisi dan didokumentasikan dengan tepat. 

(Baca juga: Lion Air Tunggu Hasil Akhir Investigasi KNKT)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id