Perbaikan Layanan, Kunci Keberhasilan Gerakan Indonesia Melayani

Anggi Tondi Martaon 28 Oktober 2018 12:00 WIB
berita kemenko pmk
Perbaikan Layanan, Kunci Keberhasilan Gerakan Indonesia Melayani
Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani yang merupakan rangkaian acara Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental, diselenggarakan di Hotel Swiss Bell, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu, 27 Oktober 2018 (Foto:Dok.Kemenko PMK)
Manado: Pelayanan menjadi fokus perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya upayanya melalui Gerakan Indonesia Melayani.

Gerakan Indonesia Melayani merupakan sebuah upaya untuk melakukan peningkatan dan perbaikan layanan secara terus menerus. Dengan demikian, kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat dapat terus dijaga, bahkan ditingkatkan menjadi lebih baik.

Hal itu terungkap pada acara Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani yang merupakan rangkaian acara Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental, di Hotel Swiss Bell, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu, 27 Oktober 2018.


Rembuk ini merupakan ajang diskusi dan evaluasi mengenai implementasi Gerakan Indonesia Melayani yang dipimpin oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Acara Rembuk Nasional menghadirkan panelis dari kementerian, lembaga, dan pemerintah provinsi. Turut hadir Kepala Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan Dini Kusumawati, Vice President Human Capital Strategic Management PT Telkom Indonesia Dharma Syahputra, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Kristiana Swasti, dan Wakil Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado Ronny Maramis.

Salah satu pembicara, Kepala Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Dini Kusumawati menjelaskan, tugas Kemenkeu adalah memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Hal ini dapat diwujudkan apabila kami terus melakukan peningkatan dan perbaikan layanan (continues improvement) sehingga masyarakat dapat merasakan hasil nyata implementasi Gerakan Indonesia Melayani yang dilakukan oleh Kemenkeu,” kata Dini.

Terdapat sejumlah hal penting yang menjadi tujuan implementasi Gerakan Indonesia Melayani yang dilakukan Kemenkeu, yakni persyaratan, prosedur, dan kepastian waktu.

"Saat ini, Kemenkeu sedang membangun enterprise architecture yang sesuai dengan Perpres Nomor 95 Tahun 2018. Melalui enterprise architecture, kita dapat melihat seluruh proses bisnis dan layanan yang dimiliki Kemenkeu dan untuk semakin meningkatkan layanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Sejauh ini, Kemenkeu merupakan salah satu kementerian yang menjadikan Gerakan Indonesia Melayani sebagai pondasi utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Untuk memastikan setiap layanan sesuai, Kemenkeu memiliki story board sehingga setiap implementasi dapat terpantau dengan baik.

“Kemenkeu menjadikan Gerakan Revolusi Mental sebagai dasar utama untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan hal ini telah kami wujudkan salah satunya melalui aksi cepat tanggap bencana saat Kota Palu dilanda gempa dan tsunami. Bagi kami, inilah bentuk pelayanan kepada masyarakat yang sebenarnya,” ujar dia.

Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani menghasilkan beberapa rekomendasi untuk pemerintah pusat, yaitu pembentukan regulasi yang tidak tumpang tindih antar sektor agar tidak menimbulkan permasalahan ketika diimplementasikan.

Kemudian, rekomendasi untuk pemerintah daerah yakni selalu berinovasi, menerapkan sistem reward and punishment, dan kode etik sehingga setiap unit kerja saling berlomba menghasilkan kinerja terbaik.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id