Ilustrasi Bandara Supadio di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Foto: MI/Aries Munandar
Ilustrasi Bandara Supadio di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Foto: MI/Aries Munandar

Bandara Supadio Ditutup Sementara

Nasional pesawat tergelincir
Intan Yunelia • 16 Februari 2019 21:48
Pontianak: Jadwal penerbangan di bandara Supadio, Pontianak dihentikan sementara. Hal itu terjadi usai tergelincirnya pesawat Lion Air B737-800NG pada Sabtu sore, 16 Februari 2019.
 
Dilansir Antara, penumpang membludak di terminal keberangkatan. Sedangkan, di terminal kedatangan masih sepi karena tidak ada aktivitas penerbangan.
 
Hingga saat berita ini diturunkan pihak Lion Air maupun Airnav masih belum memberikan keterangan resmi. Petugas di konter kedatangan juga masih belum ada yang berani memberikan komentar pasca penutupan sementara bandara ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sampai saat ini petugas masih mencoba mengevakuasi pesawat, karena badan pesawat tersebut masuk dalam runway. Makanya, saat ini bandara masih ditutup dan untuk lebih jelasnya mungkin bisa tanyakan langsung kepada pimpinan kami," kata salah seorang petugas bandara Supadio Pontianak yang enggan menyebutkan namanya.
 
Baca:Pesawat Lion Air Keluar Landasan Pacu Bandara Supadio
 
Salah seorang penumpang dari pesawat Garuda Indonesia yang bertujuan ke Jakarta, Andi, mengatakan dirinya seharusnya berangkat pukul 17.30 WIB. Namun hingga pukul 19.00 masih belum ada tanda-tanda keberangkatan.
 
"Mau tidak mau masih harus menunggu, apa terbang malam ini atau tidak. Yang
jelas kita juga masih menunggu informasi lanjut dari maskapai," ujar Andi.
 
Pesawat Lion Air tergelincir keluar landas pacu saat berada di Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu, 16 Februari 2019 sekira pukul 15.15 WIB.
 
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pesawat dengan nomor penerbangan JT-714 lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pukul 13.50 WIB.
 
Danang menjelaskan, seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan keadaan selamat. Saat ini mereka sudah berada di ruang terminal bandar udara untuk mendapatkan layanan.
 
"Penerbangan JT-714 membawa tujuh kru dengan 180 penumpang dewasa dan dua bayi," jelas Danang.

 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi