Kecelakaan bus TransJakarta di koridor 13 arah Cipulir. (instagram @info_ciledug)
Kecelakaan bus TransJakarta di koridor 13 arah Cipulir. (instagram @info_ciledug)

Buntut Kecelakaan Bus Transjakarta di Cipulir, Pramono: Operator Harus Disanksi

Adri Prima • 24 Februari 2026 23:58
Ringkasnya gini..
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta Transjakarta menjatuhkan sanksi kepada operator bus terkait kecelakaan di Koridor 13 arah Cipulir.
  • Kecelakaan yang melibatkan armada operator BMP 263 dan MYS 17100 di ruas Swadarma diduga terjadi akibat kesalahan manusia (human error).
  • Pramono memastikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung penuh oleh manajemen Transjakarta sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bertindak tegas dengan menjatuhkan sanksi kepada operator bus terkait kecelakaan di Koridor 13 arah Cipulir, Jakarta Selatan, Senin, 23 Februari 2026.
 
Pramono menegaskan tanggung jawab keselamatan transportasi publik tidak dapat dibebankan semata kepada pramudi. Operator sebagai mitra Transjakarta, kata dia, memiliki kewajiban penuh melakukan pembinaan dan pengawasan rutin terhadap awak bus.
 
"Kami sudah memerintahkan kepada Transjakarta, operatornya juga harus diberikan sanksi, ditegur untuk itu. Bukan hanya yang disanksi adalah sopirnya, karena operator juga yang membina itu harus bertanggung jawab," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.
 

Diduga akibat human error


Kecelakaan yang melibatkan armada operator BMP 263 dan MYS 17100 di ruas Swadarma diduga terjadi akibat kesalahan manusia (human error). Pramono mengungkapkan, pramudi bus BMP 220263 mengemudi dalam kondisi kelelahan setelah bekerja selama dua hari berturut-turut.
 
Baca juga:
Dua Bus TransJakarta Tabrakan di Cipulir, 23 Penumpang Luka Ringan


Kondisi mengantuk disinyalir menyebabkan sopir kehilangan kendali hingga bus berpindah jalur ke arah berlawanan dan menabrak bus MYS 17100. Sebanyak 23 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. Dua orang dilarikan ke RS Bakti Asih dan 21 lainnya mendapat perawatan di RS Sari Asih.
 
Pramono memastikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung penuh oleh manajemen Transjakarta sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan. 
 
Sementara itu, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyebut bagian depan bus mengalami kerusakan cukup parah. Meski demikian, proses evakuasi penumpang dan armada dilakukan dengan cepat.
 
"Petugas telah melakukan evakuasi cepat ke halte terdekat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan," ungkap Ayu.
 
Saat ini, Transjakarta melakukan investigasi internal bersama pihak kepolisian guna menindaklanjuti arahan gubernur terkait pemberian sanksi kepada operator bus yang terlibat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan