medcom.id, Jakarta: Klenteng Kim Tek Ie yang berlokasi di Glodok, Jakarta, merenovasi ruangan untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2566 yang jatuh pada hari Kamis 19 Februari. Salah satunya dengan meninggikan lantai 30-50 centimeter untuk menghindari banjir di ruangan sembahyang.
"Lantainya kami tinggikan dan dinding-dindingnya kami cat ulang. Lantainya kami tinggikan karena tahun kemarin banjir. Jadi umat bisa nyaman sembahyang" kata salah satu pengurus Klenteng Kim Tek Ie, Koe Aoeng Woei, Jakarta, Rabu (18/2/2015).
Ia mengatakan, renovasi itu tidak mengubah bentuk bangunan sehingga bentuk klenteng tetap dipertahankan sebagaimana aslinya dengan arsitektur Tiongkok. Pengecatan dinding bangunan, lanjutnya, dilakukan pada bagian dinding yang warnanya mulai memudar.
Ia mengatakan, pembangunan lantai itu dilakukan sejak November 2014 dan sekarang tinggal proses pembersihan. Sedangkan, pengecatan itu dilakukan sejak Januari 2015 hingga Selasa 17 Februari lalu. Kemudian, pihaknya juga memasang sebanyak 10 lampu di ruangan klenteng dan jalan masuk klenteng untuk memberikan penerangan kepada setiap orang yang datang bersembahyang.
Selain itu, pengurus klenteng juga melakukan bersih-bersih patung dewa dan dewi sebagai tradisi menyambut perayaan Imlek. "Menyambut Imlek jangan kita aja yang mandi, bersih-bersih, ingat bebersihan leluhur kita untuk menghormati leluhur," terangnya.
Kegiatan sembahyang Imlek dimulai pada Rabu (18/2/2015) mulai pukul 05.00 WIB hingga Kamis 19 Februari hingga waktu yang tak terbatas. Warga mulai datang bersembahyang dengan membawa persembahan seperti makanan, buah-buahan dan kembang yang berjumlah ganjil sesuai tradisi.
Awai mengatakan, dalam kegiatan sembahyang, umat juga memberi permohonan kepada sang pencipta, dewa dan dewi seperti meminta rahmat dan berkat untuk rejeki berlimpah, keberhasilan usaha, kerukunan hidup, keharmonisan keluarga serta mendapat jodoh. Dalam sembahyang itu, umat melakukan berbagai kegiatan antara lain membakar dupa, menyalakan lilin dan menuangkan minyak.
medcom.id, Jakarta: Klenteng Kim Tek Ie yang berlokasi di Glodok, Jakarta, merenovasi ruangan untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2566 yang jatuh pada hari Kamis 19 Februari. Salah satunya dengan meninggikan lantai 30-50 centimeter untuk menghindari banjir di ruangan sembahyang.
"Lantainya kami tinggikan dan dinding-dindingnya kami cat ulang. Lantainya kami tinggikan karena tahun kemarin banjir. Jadi umat bisa nyaman sembahyang" kata salah satu pengurus Klenteng Kim Tek Ie, Koe Aoeng Woei, Jakarta, Rabu (18/2/2015).
Ia mengatakan, renovasi itu tidak mengubah bentuk bangunan sehingga bentuk klenteng tetap dipertahankan sebagaimana aslinya dengan arsitektur Tiongkok. Pengecatan dinding bangunan, lanjutnya, dilakukan pada bagian dinding yang warnanya mulai memudar.
Ia mengatakan, pembangunan lantai itu dilakukan sejak November 2014 dan sekarang tinggal proses pembersihan. Sedangkan, pengecatan itu dilakukan sejak Januari 2015 hingga Selasa 17 Februari lalu. Kemudian, pihaknya juga memasang sebanyak 10 lampu di ruangan klenteng dan jalan masuk klenteng untuk memberikan penerangan kepada setiap orang yang datang bersembahyang.
Selain itu, pengurus klenteng juga melakukan bersih-bersih patung dewa dan dewi sebagai tradisi menyambut perayaan Imlek. "Menyambut Imlek jangan kita aja yang mandi, bersih-bersih, ingat bebersihan leluhur kita untuk menghormati leluhur," terangnya.
Kegiatan sembahyang Imlek dimulai pada Rabu (18/2/2015) mulai pukul 05.00 WIB hingga Kamis 19 Februari hingga waktu yang tak terbatas. Warga mulai datang bersembahyang dengan membawa persembahan seperti makanan, buah-buahan dan kembang yang berjumlah ganjil sesuai tradisi.
Awai mengatakan, dalam kegiatan sembahyang, umat juga memberi permohonan kepada sang pencipta, dewa dan dewi seperti meminta rahmat dan berkat untuk rejeki berlimpah, keberhasilan usaha, kerukunan hidup, keharmonisan keluarga serta mendapat jodoh. Dalam sembahyang itu, umat melakukan berbagai kegiatan antara lain membakar dupa, menyalakan lilin dan menuangkan minyak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LOV)