Kebakaran rumah di Pasar Gembrong. Dok Humas Damkar
Kebakaran rumah di Pasar Gembrong. Dok Humas Damkar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ini 6 Fakta Kebakaran di Pasar Gembrong

Nasional kebakaran Kebakaran Pasar Kebakaran Pasar Gembrong kebakaran di pasar gembrong
Patrick Pinaria • 25 April 2022 12:17
Jakarta: Pasar Gembrong, Jakarta Timur terbakar. Kebakaran terjadi pada malam hari, Minggu, 24 April 2022.
 
Menurut laporan, kebakaran berawal pada bangunan rumah tinggal di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Nomor 8, RW 10, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jatinegara. Hingga akhirnya merembet ke ratusan bangunan di kawasan Pasar Gembrong.
 
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut terjadi. Namun, pihak kepolisian menduga korsleting listrik diduga menjadi pemicu kebakaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Masyarakat Bersihkan Sisa Puing Kebakaran Pasar Gembrong 
 
"Kami sudah mendapat beberapa keterangan adanya dugaan (korsleting) di salah satu rumah warga," ujar Kapolres Jakarta Timur, Kombes Budi Sartoni, dalam Breaking News Metro TV, Jakarta, Senin, 25 April 2022.
 
Namun, polisi belum dapat memastikan kebenaran dugaan tersebut. Pihaknya akan memeriksa langsung lokasi kebakaran usai petugas pemadam kebakaran selesai menjinakkan api.
 
Berikut ini fakta-fakta kebakaran di Pasar Gembrong:

1. Terjadi malam hari

Petugas pemadam kebakaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menerima informasi awal dari warga pada pukul 21.06 WIB. Kemudian, sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran pertama dikerahkan ke lokasi kebakaran.

2. Sebanyak 32 unit mobil damkar dikerahkan untuk padamkan api

Kebakaran di kawasan Pasar Gembrong sangat besar. Tak tanggung-tanggung, butuh 32 unit mobil damkar dan 130 personel petugas damkar dikerahkan untuk menjinakkan si Jago Merah.
 
Bahkan, proses pemadaman berlangsung sekitar tujuh jam.
 
"Awal pemadaman tadi pukul 21.17 WIB dan pukul 04.30 WIB masih dalam proses pendinginan," Kasi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman dikutip dari Antara pada Senin, 25 April 2022.

3. Sebanyak 400 rumah dan toko hangus terbakar

Petugas pemadam kebakaran sudah medata jumlah bangunan yang terbakar di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur. Dari data yang diterima, ada sekitar ratusan rumah dan toko yang hangus terbakar.
 
"Tadi sudah konfirmasi kepada warga, kurang lebih 400 rumah dan toko (yang terbakar). Untuk KK (kepala keluarga) ada sekitar 450 KK," ujar Kasi Ops Sudin Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, dalam Breaking News Metro TV, Senin, 25 April 2022.

4. Tiga tenda pengungsian didirikan untuk korban

Wakil Camat Jatinegara Endang Kartika di Jakarta, Senin, menjelaskan saat ini ada tiga tenda pengungsian sementara yang didirikan di kawasan Pasar Gembrong. Namun, tenda pengungsian tersebut akan dipindahkan ke halaman Universitas Mpu Tantular yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran.
 
"Untuk penanganan sementara, kami buat tenda tadi malam di sepanjang jalan. Tetapi pada pagi ini kita bongkar, kita akan pindahkan ke halaman Universitas Mpu Tantular," kata Endang dikutip dari Antara pada Senin, 25 April 2022.
 
Pemindahan lokasi dilakukan agar tidak mengganggu kenyamanan lalu lintas pengendara kendaraan bermotor. 
 
"Kita pindahkan supaya kondusif dan tidak mengganggu lalu lintas," ujar Endang.

5. Ikappi terjunkan tim identifikasi

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) berduka atas kebakaran di Pasar Gembrong, Jakarta Timur. Pengurus Ikappi masih memantau dan melihat perkembangan di lapangan.
 
"Sampai sekarang tersapat enam kios yang terbakar, ada di 3 RT, yaitu RT 4, 5, dan 6 yang terdampak kebakaran, rata-rata di sana pedagang kios mainan, ayam, burung, dan karpet," ujar Wasekjen Pembinaan dan Pendidikan Pedagang Pasar DPP Ikappi Choirul Furqon dalam keterangan tertulis, Senin, 25 April 2022.
 
Dia mengatakan Ikappi sebagai stakeholder yang dekat dengan pedagang akan memantau kebakaran sampai api bisa dipadamkan. "Ikappi menurunkan tim untuk melakukan identifikasi berapa jumlah kios yang terbakar," ujar Furqon.

6. Sudah tiga kali terbakar

Wasekjen Pembinaan dan Pendidikan Pedagang Pasar DPP Ikappi Choirul Furqon mengatakan kebakaran di Pasar Gembrong malam kemarin bukan pertama kali terjadi.
 
“Kita tahu bahwa Pasar Gembrong beberapa kali mengalami kebakaran, terakhir pada tahun 2015 dan 2017 terjadi kebakaran," ujar dia.
 
(PAT)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif