Kasus KDRT meningkat selama 2021. Foto: Dok/Metro TV
Kasus KDRT meningkat selama 2021. Foto: Dok/Metro TV

Newsline

Kasus KDRT Meningkat Selama 2021

MetroTV • 07 Januari 2022 00:24
Jakarta: Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di tahun 2021 meningkat. Menurut data, kasus kekerasan terhadap perempuan pada bulan Maret 2021 terdapat 8.234 kasus. Sebanyak 79% terdapat dalam ranah personal atau KDRT. Namun, korban yang melapor hanya 1.404 kasus.
 
Diduga, budaya patriarki yang menempatkan laki-laki memiliki posisi lebih sentral di dalam rumah tangga disebut sebagai akar KDRT. Kasus yang belum lama terjadi adalah seorang istri yang dilaporkan ke polisi setelah menegur suaminya karena pulang dengan keadaan mabuk.
 
Kasus terbaru KDRT terjadi di Bantul, Yogyakarta. Seorang ayah tega mencabuli anak kandungnya sejak duduk kelas 5 SD hingga SMA.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) Nahar mengatakan, berbagai upaya pencegahan sudah dilakukan.
 
"Ketika dilihat dari sisi pelaku dia orang terdekat, ini dibuat program-program yang memungkinkan keluarga mempunyai kapasitas untuk melakukan sistem pengasuhan positif," ujar Nahar dalam tayangan Newsline di Metro TV, Kamis, 6 Januari 2022.
 
Nahar menambahkan, masyarakat juga didorong untuk memahami bagaimana mencegah dan melindungi anak dan perempuan. Layanan-layanan unit pelaksanaan teknis daerah perlindungan perempuan dan anak sudah disiapkan. Upaya ini diharapkan dapat mencegah kasus KDRT dalam perempuan dan anak. (Alifiah Nurul Rahmania)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif