Jakarta: Bupati Lumajang Thoriqul Haq merespons video viral di media sosial yang menunjukkan seorang pria yang menendang sajen yang diletakkan di Gunung Semeru. Ia mengaku kecewa dengan perbuatan pria yang diduga seorang relawan.
"Apa pun motifnya jadi bagian relawan ke Lumajang, tentu saya kecewa tindakan itu. Itu melanggar tata nilai yang kami hidup berdampingan bersama dengan seluruh agama, seluruh suku di Lumajang" ucap Thoriq, Minggu 9 Januari 2022.
Cari penendang sajen
Pria yang akrab disapa Cak Thoriq itu berencana meminta bantuan kepada polisi untuk mencari siapa sosok pria yang melakukan aksi menendang sajen. Sebab, tindakannya dianggap meresahkan warga setempat.
(Sosok pembuang sajen foto:Twitter)
"Saya minta segera untuk dicari dan saya minta pelaku mengklarifikasi supaya ini tidak mengganggu kedamaian kami di Lumajang," ungkapnya.
Melakukan edukasi
Berkaca dari aksi tersebut, pria 44 tahun itu berencana mengedukasi para relawan yang masih bertugas di kawasan bencana erupsi Gunung Semeru, agar menghormati kearifan lokal warga setempat.
"Harus ada segera langkah-langkah memberikan pemahaman kepada seluruh relawan yang datang ke Lumajang bahwa prioritasnya urusan kemanusiaan. Ada masyarakat kena bencana. Relawan datang harus karena urusan kemanusiaan bukan urusan lain," tegas dia.
Video penendang sajen viral
Sebelumnya viral di media sosial sebuah video yang menampilkan seorang laki-laki membuang sajen di kawasan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Ada dua video yang beredar dengan durasi 30 detik dan 20 detik. Tampak di dua video itu, pria yang sama menggunakan pakaian abu-abu, rompi hitam, dan penutup kepala berwarna hitam membuang dan menumpahkan beberapa sajen.
Janganlah berlaku sombong dengan tidak menghormati kearifan lokal, adat dan budaya lainnya. Kejadian di Sumbersari, Lumajang.#erupsisemeru pic.twitter.com/X6MxIso4dK
— Sam Setiawan (@Setiawan3833) January 8, 2022
Sajen berupa beras, bunga, dan pisang yang diletakkan di sebuah tempat dibuang begitu saja oleh pria tersebut.
Bahkan di salah satu video, pria ini mengambil satu sajen yang diduga dijadikan rangkaian sembayang agama Hindu berupa canang sari dari tempat persembahyangan kecil agama Hindu. Sajen itu dia buang sambil mengucapkan takbir beberapa kali.
Jakarta: Bupati Lumajang Thoriqul Haq merespons
video viral di media sosial yang menunjukkan seorang pria yang menendang sajen yang diletakkan di
Gunung Semeru. Ia mengaku kecewa dengan perbuatan pria yang diduga seorang relawan.
"Apa pun motifnya jadi bagian relawan ke Lumajang, tentu saya kecewa tindakan itu. Itu melanggar tata nilai yang kami hidup berdampingan bersama dengan seluruh agama, seluruh suku di Lumajang" ucap Thoriq, Minggu 9 Januari 2022.
Cari penendang sajen
Pria yang akrab disapa Cak Thoriq itu berencana meminta bantuan kepada polisi untuk mencari siapa sosok pria yang melakukan aksi menendang sajen. Sebab, tindakannya dianggap meresahkan warga setempat.
(Sosok pembuang sajen foto:Twitter)
"Saya minta segera untuk dicari dan saya minta pelaku mengklarifikasi supaya ini tidak mengganggu kedamaian kami di Lumajang," ungkapnya.
Melakukan edukasi
Berkaca dari aksi tersebut, pria 44 tahun itu berencana mengedukasi para relawan yang masih bertugas di kawasan bencana erupsi Gunung Semeru, agar menghormati kearifan lokal warga setempat.
"Harus ada segera langkah-langkah memberikan pemahaman kepada seluruh relawan yang datang ke Lumajang bahwa prioritasnya urusan kemanusiaan. Ada masyarakat kena bencana. Relawan datang harus karena urusan kemanusiaan bukan urusan lain," tegas dia.
Video penendang sajen viral
Sebelumnya viral di media sosial sebuah video yang menampilkan seorang laki-laki membuang sajen di kawasan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Ada dua video yang beredar dengan durasi 30 detik dan 20 detik. Tampak di dua video itu, pria yang sama menggunakan pakaian abu-abu, rompi hitam, dan penutup kepala berwarna hitam membuang dan menumpahkan beberapa sajen.
Sajen berupa beras, bunga, dan pisang yang diletakkan di sebuah tempat dibuang begitu saja oleh pria tersebut.
Bahkan di salah satu video, pria ini mengambil satu sajen yang diduga dijadikan rangkaian sembayang agama Hindu berupa canang sari dari tempat persembahyangan kecil agama Hindu. Sajen itu dia buang sambil mengucapkan takbir beberapa kali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)