KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak di Perairan Bali. Dok. Antara
KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak di Perairan Bali. Dok. Antara

Pencarian KRI Nanggala-402 Andalkan Kapal Sonar Dua Dimensi

Nasional tni bali Kecelakaan Kapal Kapal Selam TNI AL
Siti Yona Hukmana • 23 April 2021 13:44
Jakarta: Tim gabungan mengandalkan kapal berkemampuan sonar dua dimensi untuk mencari lokasi KRI Nanggala-402 tenggelam. Pencarian hari ke-2 kapal selam ini diharapkan membuahkan hasil.
 
"Karena kebetulan kapal selamnya kan sudah diam, tidak ada suara, sehingga hanya sonar yang bisa menangkap (lokasi kapal)," kata Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad dalam konferensi pers di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat, 23 April 2021.
 
Sebanyak 21 unit KRI tiba di lokasi pencarian KRI Nanggala untuk menyisir perairan utara Bali. Sebanyak empat di antara merupakan kapal Polri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada kapal Gelatik, Enggang, Barata, dan Balam. Kapal kepolisian ini dilengkapi dengan ROV atau unit drone, termasuk memiliki kemampuan sonar dua dimensi," ujar Achmad.
 
Achmad menyebut titik fokus pencarian masih di perairan utara Bali. Yakni di area tumpahan solar yang diduga minyak dari KRI Nanggala-402.
 
"Wilayahnya ya memang sementara masih di sekitar 60 mil perairan utara Bali," ungkapnya dia
 
KRI Nanggala-402 hilang kontak saat latihan penembakan torpedo di perairan utara Bali. Kapal selam dengan 53 awak itu diduga berada di palung laut sedalam 600-700 meter.
 
Baca: Hari Ini, Pencarian KRI Nanggala-402 Dimaksimalkan
 
Sebanyak 21 armada dikerahkan mencari KRI Nanggala-402. Antara lain KRI Rigel-933, KRI REM-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Dipenogoro-365, dan KRI DR Soeharso. Kemudian, satu helikopter seri Panther.
 
TNI mengerahkan 400 personel. Ratusan prajurit TNI AL itu akan menyisir perairan Bali mencari keberadaan kapal selam tersebut. Sementara itu, Polri juga mengerahkan empat kapal yakni jenis sonar dan robotik, yang memiliki kemampuan menyelam.
 
Kapal dari negara sahabat juga segera tiba. Kapal Rescue MV Swift dari Singapura dijadwalkan tiba Sabtu, 24 April 2021, dan Kapal Rescue Mega Bakti dari Malaysia tiba pada Senin, 26 April 2021.
 
Kapal Malaysia itu tengah dalam perjalanan. Kapal asing lainnya yang juga dalam perjalanan yakni HMAS Ballarat dan HMAS Sirius dari Australia, satu kapal India, serta pesawat mata-mata dan penjaga maritim Amerika Serikat (AS) P-8 Poseidon.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif