15 Ribu Orang Padati Monas
Pengunjung Monas--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta: Monumen Nasional atau Monas, menjadi salah satu tempat favorit warga saat libur nasional Tahun Baru Islam 1440 Hijriah. Kepala Unit Pelaksana Teknis Monas Munjirin menyebut, ada belasan ribu warga memasuki kawasan tersebut.

"Masyarakat yang masuk kawasan Monas dari pukul 04.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB berjumlah 15.091 orang," kata Munjirin kepada Medcom.id, Selasa, 11 September 2018.

Diantara belasan ribu warga, Munjirin menyebut 2.164 orang mengakses tugu Monas, baik di museum maupun puncak monumen. Lebih lanjut ia menyebut hitungan itu bersifat sementara. Sebab jumlah pengunjung dipastikan terus bertambah.


"Biasanya kalau hari libur seperti ini, masyarakat yang mengunjungi Monas bisa lebih dari 50 ribu orang," kata dia.

Pantauan Medcom.id di lokasi, banyak warga berlalu lalang di Monas. Pengunjuk tersebar di beberapa titik. Ada di bagian bawah tugu, tampak antrean warga menuju puncak Monas.
Seorang warga bernama Siti, rela mengantre untuk bisa naik ke atas puncak. "Cuma modal Rp5 ribu bisa lihat Jakarta dari atas. Enggak rugi," kata dia.

Baca: Anies: Monas Milik Semua

Sementara guru taman kanak-kanak bernama Lela, memilih mengajak anak-anak didiknya mengunjungi museum di basemen monumen. Murid-murid itu diajak melihat diorama dan koleksi bersejarah lainnya. "Bagi mereka kan jarang melihat museum. Mumpung libur, kita ajak saja," kata Lela.

Di pelataran Monas, banyak warga memanfaatkan waktu bersantai di bawah pohon. Syarief misalnya, mengajak keluarganya untuk 'lesehan' di lokasi tersebut. "Masuk enggak bayar, banyak pohon teduh. Ya kita ke sini saja lah ya. Karena enggak jauh dari rumah kontrakan juga," ujar Syarief.

Menurutnya, pelataran Monas sudah cukup menjadi tempat rekreasi dengan keluarganya. Tak hanya Syarief, banyak warga lain melakukan hal serupa. Mereka menggelar tikar dan berteduh di bawah pohon-pohon rindang di sana, ditemani makanan kecil.

Di pelataran juga banyak ditemukan jasa persewaan sepeda. "Ya kalau anak-anak biasanya saya sewain sepeda. Cuma Rp5 ribu kok," imbuh Syarief.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id