Wapres tak Yakin KTP-el Tercecer Disalahgunakan
Wakil Presiden jusuf Kalla - Medcom.id/Dheri Agriesta.
Jakarta: Banyak pihak khawatir kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) yang tercecer di kawasan Bogor, Jawa Barat, disalahgunakan dalam pemilu. Namun, Wakil Presiden Jusuf Kalla tak yakin dengan hal itu.

"Tak perlu khawatir dipergunakan (pihak tak bertanggung jawab buat pemilu)," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Mei 2018.

Kalla mengatakan, KTP-el memiliki foto yang bisa digunakan mengindentifikasi pihak yang berniat buruk. Petugas tempat pemungutan suara bisa mengecek kemiripan foto identitas itu.


Tak hanya foto dalam KTP-el, petugas TPS juga menggunakan tinta untuk menandai masyarakat yang telah menggunakan hak pilih. Hal ini meminimalisir potensi kecurangan.

(Baca juga: Kasus KTP-el Tercecer di Bogor Murni Kelalaian)

"Ada pengaman lain lagi, tinta. Jadi kalau di sini dia pakai KTP asli dan di tempat lain pakai KTP palsu (bisa terdeteksi)," jelas dia.

Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan KTP-el yang diperkirakan berjumlah ratusan, tercecer di kawasan Bogor, Jawa Barat. KTP-el tercecer itu beralamat Sumatera Selatan.

Mabes Polri menyebut tak ada unsur pelanggaran hukum dalam insiden tercecernya KTP berbasis (KTP-el) di kawasan Bogor, Jawa Barat. Aparat telah mengecek langsung kepada Sekretaris Dirjen Dukcapil beserta kepolisian setempat.






(REN)