Ilustrasi. Calon penumpang menekan layar pembelian tiket di Stasiun Senen, Jakarta Pusat. (Foto: ANTARA/Immanuel Antonius)
Ilustrasi. Calon penumpang menekan layar pembelian tiket di Stasiun Senen, Jakarta Pusat. (Foto: ANTARA/Immanuel Antonius)

Gagal Mendapatkan Tiket Mudik KA Online, Ini Sebabnya

Nasional tiket kereta api Mudik Lebaran 2018
15 Maret 2018 16:57
Jakarta: Tiket kereta api angkutan lebaran 2018 sudah bisa dipesan sejak H-90 sebelum hari keberangkatan. Tak hanya melalui loket, saat ini pemesanan tiket kereta api mudik lebaran 2018 juga bisa dipesan secara online.
 
Sayangnya, meski PT KAI sudah menyiapkan puluhan ribu kursi angkutan mudik lebaran banyak calon pemudik yang harus gigit jari lantaran tak beruntung mendapatkan tiket yang diharapkan. Hampir setiap tahun penjualan tiket kereta api secara online selalu ludes seketika sejak pemesanan dibuka pada pukul 00.00 WIB.
 
"Tiket yang kita pasarkan baik dari Stasiun Pasar Senen maupun Stasiun Gambir setiap harinya sampai 39 ribu. Pemesan di aplikasi online melebihi jumlah itu bahkan sampai 300-390 ribu pengakses," kata Humas KAI Daops 1 Jakarta Edy Kuswoyo dalam Newsline, Kamis, 15 Maret 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Persaingan ketat antar-calon pemudik membuat kemungkinan mendapatkan tiket secara online kecil. Tidak aneh banyak yang gagal mendapatkan tiket.
 
"Saya dan teman-teman saya termasuk yang gagal. Bisa dicoba lagi untuk pemberangkatan hari berikutnya, ganti kelas, atau ganti stasiun pemberangkatan," ungkapnya.
 
Bagi yang belum mendapatkan tiket secara online, bisa mencobanya secara manual dengan datang ke loket stasiun mulai pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB. "Silakan coba ke stasiun, nanti kalau ada yang cancel atau batal berangkat bisa dijual kembali ke penumpang lain," ujar Edy.
 
Gagal Mendapatkan Tiket Mudik KA <i>Online</i>, Ini Sebabnya
Tangkapan layar pemesanan tiket KA yang gagal. (Foto: Medcom.id)
 
Sulitnya mendapatkan tiket KA online
 
Sama seperti calon penumpang KA lainnya, Medcom.id pun turut merasakan 'seru'-nya berburu tiket musim mudik lebaran untuk keberangkatan H-2. Tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB, kami mencoba mengakses aplikasi pemesanan tiket online resmi miliki PT KAI yakni KAI access dengan tujuan keberangkatan Gambir-Jatibarang (Jakarta-Indramayu, Jawa Barat).
 
Sejak pukul 00.00 WIB sangat sulit mendapatkan kursi untuk keberangkatan 13 Juni 2018. Berkali-kali kami mengganti tipe kelas, rangkaian kereta, sampai dengan waktu keberangkatan, tetap gagal.
 
Malam itu, KAI access yang biasanya tak bermasalah dengan sistem jaringan dan loading justru menunjukkan sikap 'tak kooperatif'. Proses pemesanan pun memakan waktu sekitar 20 menit sampai pada form pemesanan.
 
Perjuangan mendapatkan tiket KA secara online belum selesai. Setelah data penumpang dimasukkan dan masuk ke konfirmasi pemesanan, aplikasi menyatakan bahwa saat itu sudah tidak ada daftar tunggu dari kereta api yang dituju.
 
Tak habis akal, akhirnya setelah beberapa kali mencoba, kami menggunakan 'jurus pamungkas' memesan kursi kereta api dengan harga paling tinggi. Hasilnya, kami mendapatkan tiket yang diinginkan. Setelah pemesanan berhasil dilakukan, tak lama kemudian aplikasi KAI mengirimkan kode pembayaran untuk diselesaikan segera.
 
Batas waktu pembayaran tiket KA secara online harus segera dilakukan maksimal 1 jam setelah pemesanan. Setelah itu calon penumpang akan mendapatkan kode booking sebagai syarat pencetakan tiket fisik di stasiun.
 
Semua tahap telah dilalui, akhirnya kami siap meramaikan musim mudik lebaran 2018.
 

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif