medcom.id, Jakarta: Rasyid Alam Perkasa Nasution, putra ketiga almarhum Adnan Buyung Nasution, mengatakan, ayahnya sempat menuliskan pesan buat Lembaga Bantuan Hukum. Pesan dituliskan pada secarik kertas.
"Ayah meminta untuk dilanjutkan semua perjuangan ayah, terutama perjuangan bagi rakyat miskin dan tertindas dan soal hak asasi manusia," kata Rasyid di rumah duka, Jalan Poncol Lestari Nomor 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan Rabu (23/9/2015).
Rasyid mengungkapkan, ketika dirawat, Bang Buyung memang kesulitan berkomunikasi. Setiap pesan yang ingin diutarakan, kata dia, selalu dituliskan di secarik kertas, termasuk pesan buat LBH.
Advokat senior Adnan Buyung Nasution adalah pendiri LBH. LBH didirikan atas gagasan dalam kongres Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) ke III pada 1969. Bang Buyung Kemudian didapuk menjadi direktur/ketua dewan pengurus LBH periode 1970-1986.
medcom.id, Jakarta: Rasyid Alam Perkasa Nasution, putra ketiga almarhum Adnan Buyung Nasution, mengatakan, ayahnya sempat menuliskan pesan buat Lembaga Bantuan Hukum. Pesan dituliskan pada secarik kertas.
"Ayah meminta untuk dilanjutkan semua perjuangan ayah, terutama perjuangan bagi rakyat miskin dan tertindas dan soal hak asasi manusia," kata Rasyid di rumah duka, Jalan Poncol Lestari Nomor 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan Rabu (23/9/2015).
Rasyid mengungkapkan, ketika dirawat, Bang Buyung memang kesulitan berkomunikasi. Setiap pesan yang ingin diutarakan, kata dia, selalu dituliskan di secarik kertas, termasuk pesan buat LBH.
Advokat senior Adnan Buyung Nasution adalah pendiri LBH. LBH didirikan atas gagasan dalam kongres Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) ke III pada 1969. Bang Buyung Kemudian didapuk menjadi direktur/ketua dewan pengurus LBH periode 1970-1986.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)