medcom.id, Jakarta: Seorang sopir taksi ditemukan tewas di dalam mobilnya di kawasan Matraman, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Mayat ditemukan pertama kali pada pukul 04.30 WIB, Rabu 11 November.
Mayat laki-laki tersebut diketahui bernama M. Nibrasdan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, mayat Nibrasdan ditemukan temannya yang sesama sopir taksi usai melaksanakan salat Subuh.
"Setelah melihat korban yang berada di dalam taksi yang mesinnya masih hidup. Lalu saksi membuka pintu dan matikan mesin. Lalu membangunkan korban, namun korban sudah meninggal dunia," kata Iqbal dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (11/11/2015).
Menurut keterangan saksi, lanjut Iqbal, korban sejak tadi malam mengeluh tidak enak badan. Dalam kondisi tidak enak badan, korban selalu mengucapkan ingin naik haji.
Iqbal menjelaskan, ketika ditemukan, tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan di tubuh sopir taksi tersebut.
Selanjutnya korban dibawa ke RSCM untuk proses visum et repertum. Penyebab kematian masih dalam penyelidikan.
medcom.id, Jakarta: Seorang sopir taksi ditemukan tewas di dalam mobilnya di kawasan Matraman, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Mayat ditemukan pertama kali pada pukul 04.30 WIB, Rabu 11 November.
Mayat laki-laki tersebut diketahui bernama M. Nibrasdan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, mayat Nibrasdan ditemukan temannya yang sesama sopir taksi usai melaksanakan salat Subuh.
"Setelah melihat korban yang berada di dalam taksi yang mesinnya masih hidup. Lalu saksi membuka pintu dan matikan mesin. Lalu membangunkan korban, namun korban sudah meninggal dunia," kata Iqbal dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (11/11/2015).
Menurut keterangan saksi, lanjut Iqbal, korban sejak tadi malam mengeluh tidak enak badan. Dalam kondisi tidak enak badan, korban selalu mengucapkan ingin naik haji.
Iqbal menjelaskan, ketika ditemukan, tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan di tubuh sopir taksi tersebut.
Selanjutnya korban dibawa ke RSCM untuk proses visum et repertum. Penyebab kematian masih dalam penyelidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)