medcom.id, Tangerang: Garis Polisi yang memanjang di depan lokasi ditemukanya Putri Marisa Sakina, 13, sudah dicopot polisi. Polisi membuka police line dari ujung kanan sampai ke ujung kiri.
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, garis polisi dilepas karena polisi telah rampung kumpulkan bukti-bukti.
"Kalau sudah dicopot artinya pemeriksaan olah TKP sudah selesai," jelas Sutarmo kepada Metrotvnews.com, Selasa (9/6/2015).
Di samping itu, kata Sutarmo, karena permintaan keluarga yang membutuhkan tempat tinggal. "Mempertimbangkan juga mengenai tempat tinggal, mereka hanya punya satu rumah," sebut Sutarmo.
Dari pantauan Metrotvnews.com, ibu dan bapak korban ikut melihat police line di TKP dibuka, mereka sempat masuk ke TKP. Ketika keluar orangtua korban terlihat menangis. Sebelumnya orangtua Putri menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama kurang lebih tiga jam sejak pukul 10.00 WIB. Setelah garis polisi dibuka, mereka kembali jalani pemeriksaan.
Putri ditemukan tewas kemarin sore (7/6) pukul 15.30 WIB dengan posisi badan tertelungkup dengan luka gorok di lehernya. Saat ditemukan, perempuan 13 tahun itu masih menggunakan handuk. Putri sedang bersama Rizky, kakak korban yang juga terluka di bagian leher.
Rizky, saat ini dalam kondisi kritis, namun sudah sadar. Kakaknya, yang kerap disapa Buyung, dirawat di RS Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang. Ia belum dapat berikan keterangan terkait pembunuhan adiknya karena belum dapat berbicara.
medcom.id, Tangerang: Garis Polisi yang memanjang di depan lokasi ditemukanya Putri Marisa Sakina, 13, sudah dicopot polisi. Polisi membuka
police line dari ujung kanan sampai ke ujung kiri.
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, garis polisi dilepas karena polisi telah rampung kumpulkan bukti-bukti.
"Kalau sudah dicopot artinya pemeriksaan olah TKP sudah selesai," jelas Sutarmo kepada
Metrotvnews.com, Selasa (9/6/2015).
Di samping itu, kata Sutarmo, karena permintaan keluarga yang membutuhkan tempat tinggal. "Mempertimbangkan juga mengenai tempat tinggal, mereka hanya punya satu rumah," sebut Sutarmo.
Dari pantauan
Metrotvnews.com, ibu dan bapak korban ikut melihat police line di TKP dibuka, mereka sempat masuk ke TKP. Ketika keluar orangtua korban terlihat menangis. Sebelumnya orangtua Putri menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama kurang lebih tiga jam sejak pukul 10.00 WIB. Setelah garis polisi dibuka, mereka kembali jalani pemeriksaan.
Putri ditemukan tewas kemarin sore (7/6) pukul 15.30 WIB dengan posisi badan tertelungkup dengan luka gorok di lehernya. Saat ditemukan, perempuan 13 tahun itu masih menggunakan handuk. Putri sedang bersama Rizky, kakak korban yang juga terluka di bagian leher.
Rizky, saat ini dalam kondisi kritis, namun sudah sadar. Kakaknya, yang kerap disapa Buyung, dirawat di RS Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang. Ia belum dapat berikan keterangan terkait pembunuhan adiknya karena belum dapat berbicara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)