Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif. MI-Pujianto
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif. MI-Pujianto

Pimpinan KPK Apresiasi Pidato Jokowi

Nasional Sidang Tahunan MPR 2019
Fachri Audhia Hafiez • 17 Agustus 2019 01:20
Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengapresiasi baik pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pidatonya Jokowi menyebut keberhasilan penegak hukum, bukan diukur dari jumlah kasus yang selesai dan pelaku yang dipenjara.
 
"Ya kita setuju karena makin banyak juga keuangan negara yang diselamatkan," kata Laode di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.
 
Laode menegaskan, KPK tak akan membiarkan bila ada yang melakukan rasuah. Lembaga antirasuah menjamin ketegasan dalam upaya pemberantasan korupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada saat yang sama kita juga tidak membolehkan kalau misal ada yang melakukan pelanggaran kita biarkan. Karena penindakan itu juga bagian dari pencegahan," ujar Laode.
 
Dalam Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR, Jokowi meminta ukuran kinerja penegakan hukum dan HAM diubah. Termasuk, pemberantasan kasus korupsi.
 
Jokowi menyebut penegakan hukum yang keras harus didukung dan penegakan HAM yang tegas harus diapresiasi. Dia meminta manajemen tata kelola serta sistem harus dibangun. Demikian pula ukuran kinerja aparat pengawasan dan birokrasi pelaksana.
 
"Harus juga diukur dari berapa potensi pelanggaran hukum dan pelanggaran HAM bisa dicegah, berapa potensi kerugian negara yang bisa diselamatkan. Ini perlu kita garis bawahi," kata Jokowi di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara I, Jakarta.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif