ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Dewan Penerbangan Nasional Dinilai Solusi Masalah Transportasi Udara

Nasional bisnis maskapai penerbangan Tarif Tiket Pesawat
Arga sumantri • 15 Juni 2019 13:34
Jakarta: Pemerintah dinilai harus membentuk kembali Dewan Penerbangan Nasional. Lembaga itu diyakini jadi solusi memecahkan sengkarut trasportasi udara Tanah Air.
 
"Perlu ada dewan penerbangan nasional untuk memecahkan masalah-masalah yang lintas kementerian sifatnya," kata eks Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Chappy Hakim dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 15 Juni 2019.
 
Selain Dewan Penerbangan Nasional, Chappy juga mengusulkan pembentukan lembaga pemikir yang diisi para pakar. Lembaga yang diisi praktisi ini bisa menjadi pemberi masukan atas kebijakan-kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah, khususnya dalam penerbangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mengarahnya tentu ke hal-hal yang lebih baik, mengarah ke perbaikan yang mengarah ke solusi masalah yang kita hadapi sekarang," ujarnya.
 
Belakangan ini transportasi udara menjadi topik hangat diperbincangkan lantaran baik dari sisi konsumen atau perusahaan penerbangan. Utamanya, keluhan konsumen soal mahalnya tiket pesawat dan penerapan bagasi berbayar.
 
Menurut Chappy, situasi mahalnya harga tiket bukan hal yang luar biasa. Sebab, kondisi itu terjadi lantaran harga avtur yang naik, dan kurs dolar meningkat.
 
"Maskapai beroperasi untuk membayar operasional itu dengan USD, tapi harganya (tiket) rupiah, itu yang menyebabkan harga tiket mahal," ujarnya.
 
Chappy pun menyarankan seluruh pihak terkait segera duduk bersama membahas masalah penerbangan. Masalah ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut lantaran bisa berimbas negatif bagi perekonomian Indonesia.
 
"Kesimpulan besarnya adalah dengan semua masalah yang kita hadapi saat ini, marilah semua stakeholder duduk bersama, kita identifikasi dan bagaimana meluruskan solusi ke depan," ujarnya.
 
Dewan Penerbangan Nasional sejatinya pernah dibentuk pada 1993 dengan nama Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional Republik Indonesia (Depanri). Namun, Depanri dibubarkan pada Desember 2014 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 176 Tahun 2014.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif